Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers

  • Whatsapp

AMBON, SNI.ID : Dinas Pendidikan Provinsi Maluku menggelar acara Coffee Morning dengan Insan Pers, di Aula Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Mauku, Kamis (1/4/21).

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh kepala-kepala bidang dan seksi yang berada di Dinas Pendidikan Provinsi Maluku serta insan pers Kota Ambon.

Fokus dalam acara itu membahas tentang keberhasilan Dinas Pendidikan dalam memakai Microsoft 365 untuk belajar daring kepada para siswa dan pembahasan diskusi lainnya yang disampaikan oleh awak media untuk Dinas Pendidikan.

Pada Kesempatan tersebut usai coffee morning, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku, Insun Sangadji kepada wartawan menjelaskan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran baru tetap diberlakukan sistem zonasi.

“Tidak boleh ada sekolah-sekolah yang tidak mematuhi aturan ini. Kita punya empat jalur yang harus di tempuh dalam PPDB. Ada zonasi, farmasi, kepindahan orang tua, dan prestasi. Karena sistim zonasi itu kuotanya sebesar 70 persen dan sedangkan farmasi, kepindahan orang tua, dan prestasi kuotanya sebesar 30 persen. Jadi yang tidak masuk dengan zonasi, dia bisa masuk dengan tiga hal tersebut,”jelas Sangadji kepada wartawan, Kamis (1/4/21).

Sangadji mengatakan filosofi zonasi adalah mendekatkan murid dengan sekolah, sehingga yang berhak untuk masuk suatu sekolah adalah anak-anak yang tinggal di sekitar sekolah itu dan ketika ada satu tempat yang diperhitungkan maka akan diukur siapa yang rumahnya lebih dekat dengan sekolah.

Sangadji menjamin PPDB ini akan sesuai dengan prosedur. Dinas Pendidikan Provinsi Maluku punya 11 kabupaten/Kota dan mereka semua akan mendapatkan jatah sesuai dengan presentasi dari pada lulusan.

“Saya jamin PPDB ini akan sesuai dengan prosedur. Kita punya 11 kabupaten/Kota, dan mereka semua akan mendapatkan jatah sesuai dengan presentasi dari pada lulusan. Lulusan terbanyak akan mendapatkan jatah terbesar, dan akan dipantau semua,”tutup Sangadji. (SNI-01)

Baca Juga:  Serbuan Vaksin Sejuta Orang, Dandim 1504/Ambon Imbau Masyarakat Ikut Vaksin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *