Antisipasi Cuaca, Polsek Saparua Siapkan Penampungan Air untuk Tanaman Jagung

  • Whatsapp

SNI.ID, SAPARUA : Kepolisian Sektor (Polsek) Saparua terus mengembangkan program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan jagung hibrida yang kini memasuki fase pertumbuhan. Tanaman jagung yang ditanam sekitar dua pekan lalu tersebut saat ini dalam tahap perawatan intensif guna memastikan produktivitas optimal hingga masa panen.

Kepala Subsektor Saparua Timur, Ipda M. Ladoangin, mengatakan, penanaman jagung merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan ketahanan pangan nasional. Jenis jagung yang ditanam adalah jagung hibrida dengan masa tanam hingga panen sekitar tiga bulan.

“Untuk lahan ketahanan pangan Polsek Saparua, jagung sudah ditanami sekitar dua minggu lalu. Sekarang dalam proses pertumbuhan dan tinggal perawatannya saja. Ke depan kami akan memperhatikan kebutuhan pupuk dan obat anti hama agar pertumbuhan maksimal,” kata Ladoangin kepada media ini diruangannya, Jumat (20/2/2026).

Ia menjelaskan, hasil panen jagung nantinya akan dimanfaatkan bagi masyarakat setempat sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap ketersediaan pangan di wilayah kepulauan. Setelah panen, kualitas jagung juga akan diperiksa oleh Perum Bulog, khususnya terkait kadar air, guna memastikan komoditas memenuhi standar serapan.

Menurut Ladoangin, hingga saat ini jajaran Polri secara umum masih mendapat arahan program ketahanan pangan pada komoditas jagung. Namun, apabila terdapat instruksi lanjutan terkait komoditas lain, pihaknya siap menyesuaikan dengan kondisi dan potensi lahan di wilayah Saparua.

Di sisi lain, faktor cuaca menjadi tantangan dalam pengelolaan lahan. Curah hujan yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir berpotensi memengaruhi ketersediaan air bagi tanaman. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kapolsek Saparua telah menyiapkan sejumlah tempat penampungan air yang dapat digunakan untuk penyiraman manual apabila terjadi kekurangan hujan.

Baca Juga:  Pangdam Pattimura Hadiri Peringatan HUT RI ke-78

“Kapolsek sudah mengantisipasi kendala air dengan menyiapkan beberapa tempat penampungan, sehingga kami tetap bisa melakukan penyiraman secara manual saat hujan kurang,” ujarnya.

Ia berharap program pemanfaatan lahan jagung tersebut dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan di Kecamatan Saparua dan sekitarnya.

“Harapannya kegiatan ini tetap berkelanjutan karena kami merasa ini sangat membantu ketahanan pangan, khususnya bagi masyarakat Saparua,” kata Ladoangin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *