SNI.ID, AMBON : Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, membuka secara resmi Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sekaligus pelantikan pengurus DPW dan DPD PSI se-Provinsi Maluku, yang ditandai dengan penyerahan bendera organisasi kepada Ketua DPW PSI Maluku berdasarkan SK DPP Nomor 543/SK/DPP/2025.
Dalam sambutannya, Ahmad Ali menekankan pentingnya kesiapsiagaan kader PSI dalam menjaga stabilitas sosial di Maluku.
Ia mengingatkan bahwa potensi konflik dapat berkembang cepat apabila tidak ditangani secara serius.
“Setiap kader harus mampu menyelesaikan persoalan dalam hitungan jam. PSI harus menjadi kekuatan pemersatu, bukan pemicu perpecahan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pelantikan dan Rakorwil merupakan bagian dari konsolidasi besar PSI dalam menghadapi verifikasi faktual menuju Pemilu 2029.
Ahmad Ali meminta kader mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, termasuk materi dari KPU, Bawaslu, dan unsur pemerintahan, agar PSI tidak kembali mengulang kegagalan pada dua pemilu sebelumnya.
“Pada Pemilu 2029, tidak boleh ada lagi cerita ‘hampir’. PSI menargetkan kemenangan besar,” tegasnya.
Menyinggung sejarah konflik di Maluku, Ahmad Ali mengingatkan pentingnya merawat kerukunan dan menghormati keberagaman agama, adat, dan budaya.
Ia menegaskan bahwa PSI harus menjadi contoh dalam menjaga keharmonisan sosial.
“Keragaman adalah kekuatan. PSI harus hadir sebagai pelopor persatuan di Maluku,” katanya.
Ketua DPW PSI Maluku, Zamroni Syafy Vanath, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua Harian DPP PSI di Ambon.
Menurutnya, kehadiran Ahmad Ali memberikan energi baru bagi kader PSI di wilayah itu.
“Dari delapan kursi yang ada, kami bertekad untuk melipatgandakan perolehan kursi pada pemilu mendatang,” ujarnya.
Zamroni menuturkan bahwa sejak hadir di Maluku pada 2019, PSI telah memberikan warna baru dalam dinamika politik lokal dan berhasil menempatkan sejumlah kader di parlemen.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya menghadirkan ide-ide baru, metode kerja yang lebih modern, serta penguatan interaksi dengan seluruh komponen masyarakat.
“PSI hadir untuk merawat keberagaman, memperkuat solidaritas, dan menjaga persaudaraan antarwilayah,” ucapnya.
Zamroni menilai momentum pelantikan dan Rakorda menjadi ruang penguatan visi dan pemahaman terhadap dinamika politik nasional, sehingga PSI dapat bekerja lebih efektif di tingkat daerah.
“Mari kita bangun PSI Maluku yang lebih solid dan dicintai masyarakat, serta bersama-sama menjemput kemenangan pada Pemilu 2029,” katanya menutup sambutan.










