Korban Kecelakaan Perahu Katinting di Perairan Haria Ditemukan Meninggal, SAR Ditutup

  • Whatsapp

SNI.ID, SAPARUA : Setelah lima hari pencarian, nelayan asal Desa Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Roy Souhoka, yang sebelumnya dilaporkan terjatuh ke laut dari perahu katinting saat melaut, akhirnya ditemukan.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Senin (13/4/2026).

Komandan Tim (Dantim) Ops SAR Saparua, Ahmad F Bintongke, mengatakan operasi pencarian hari kelima (H.5) dilanjutkan pada pukul 08.00 WIT.

“Pada pukul 09.51 WIT, Tim SAR Gabungan bersama masyarakat berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia,” kata Ahmad kepada media ini.

Ia menjelaskan korban ditemukan di Perairan Waihoka, Desa Hulaliu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, pada koordinat 3°34’39.80″S , 128°34’45.67″E.

“Lokasi penemuan berada pada jarak 2,4 NM dengan heading 283,49° arah barat dari lokasi kejadian kecelakaan kapal (LKK).S etelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi menuju Desa Haria, ” Jelasnya.

Ia menambahkan pada pukul 10.35 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di Desa Haria dan menyerahkan korban kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR “dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih, ” tambahnya.

Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini yakni Rescuer Kansar Ambon, Polsek Saparua, Camat Saparua, Denintel Kodam XV Pattimura, keluarga korban, serta masyarakat.

Sementara alut dan palsar yang digunakan antara lain RBB Kansar Ambon, long boat nelayan, speed boat masyarakat, serta peralatan SAR pendukung lainnya.

Dalam proses pencarian, tim SAR mengalami sejumlah kendala akibat kondisi cuaca berawan tebal, angin tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10–22 knots, serta tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 1,25 meter.

Baca Juga:  Dandim 1513/SBB Gagas Program Salam Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045 dengan Fokus pada Dapur Sehat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *