SNI.ID, SAPARUA : Pemadaman listrik yang terus berulang dalam beberapa bulan terakhir kembali menjadi sorotan warga Pulau Saparua dan sekitarnya. Meskipun PT PLN ULP Saparua (Persero) sebelumnya berulang kali menyampaikan bahwa gangguan terjadi akibat kondisi jaringan dan kondisi alam serta proses perambasan pohon yang telah dilakukan secara bertahap, kenyataannya aliran listrik masih kerap padam hingga memasuki masa persiapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Keluhan masyarakat meningkat setelah pemadaman terjadi hampir setiap pekan, bahkan dalam beberapa kasus berlangsung berjam-jam tanpa pemberitahuan. Warga menilai kondisi ini tidak lazim, mengingat pihak PLN mengaku telah melakukan perambasan dan pemeliharaan jaringan secara intensif selama beberapa bulan terakhir.
“Kami heran, kalau perambasan sudah terus dilakukan, kenapa listrik masih padam? Apalagi ini sudah menjelang Natal,” ujar salah satu warga.
Situasi ini dinilai semakin krusial karena dalam waktu dekat akan diselenggarakan Acara Natal Sedunia Haria, sebuah agenda besar yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah. Penyelenggara dan masyarakat berharap pasokan listrik tetap stabil agar pelaksanaan acara dapat berjalan lancar, terutama untuk kebutuhan tata cahaya, peribadatan, serta aktivitas pendukung lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, PLN belum memberikan konfirmasi resmi terkait penyebab berlanjutnya pemadaman maupun langkah penanganan jangka pendek yang disiapkan untuk mengamankan suplai listrik selama periode perayaan akhir tahun. Tidak adanya pernyataan resmi ini menambah keresahan warga yang merasa membutuhkan kepastian.
Masyarakat berharap PLN segera memberikan penjelasan terbuka mengenai kondisi sistem kelistrikan saat ini, termasuk rencana mitigasi apabila gangguan masih berpotensi terjadi. Bagi warga, masa Natal dan Tahun Baru merupakan momentum sakral dan dipenuhi berbagai kegiatan keagamaan serta budaya, sehingga kestabilan listrik menjadi kebutuhan utama.
Sementara itu, sejumlah komunitas lokal meminta pemerintah daerah turut turun tangan berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan keamanan pasokan listrik selama rangkaian perayaan berlangsung. Mereka menilai komunikasi yang jelas antara PLN dan publik sangat penting agar masyarakat dapat mempersiapkan diri mengantisipasi potensi gangguan.
Dengan ketiadaan klarifikasi resmi dari PLN, warga masih menunggu kepastian apakah pemadaman akan terus berlanjut atau ada upaya penanganan segera demi menjaga kelancaran berbagai agenda besar menjelang akhir tahun ini.










