SNI.ID, AMBON : PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Pattimura Ambon menandai pergantian tahun 2025 menuju 2026 dengan melaksanakan kegiatan pelepasan penumpang terakhir Tahun 2025 pada 31 Desember 2025 serta penyambutan penumpang pertama Tahun 2026 pada 1 Januari 2026. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada pengguna jasa sekaligus wujud komitmen bandara dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan berkesan.
Penumpang terakhir Tahun 2025 dilepas secara simbolis dengan pengalungan kain khas Maluku sebagai ungkapan doa, penghormatan, dan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah menggunakan layanan Bandara Pattimura Ambon sepanjang tahun. Prosesi pelepasan juga diiringi lambaian perpisahan dan ucapan selamat jalan dari seluruh insan bandara, menandai penutup perjalanan tahun 2025 yang penuh kehangatan dan kebersamaan.
Memasuki Tahun 2026, Bandara Internasional Pattimura Ambon menyambut penumpang pertama dengan pengalungan kain khas Maluku sebagai simbol harapan, doa, dan semangat baru di awal tahun. Penyambutan tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan Tahun 2026 dengan komitmen pelayanan yang aman, nyaman, dan melayani sepenuh hati.
Dalam rangkaian kegiatan pergantian tahun, seluruh insan bandara bersama para pengguna jasa turut melaksanakan mengheningkan cipta sebagai bentuk empati dan solidaritas atas musibah bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi refleksi dan ungkapan rasa syukur atas perjalanan yang telah dilalui sepanjang Tahun 2025.
General Manager Bandara Internasional Pattimura Ambon Johan Seno Acton menyampaikan bahwa momentum pergantian tahun ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.
Melalui kegiatan tersebut, Johan menegaskan kesiapan menyongsong Tahun 2026 dengan semangat baru serta pelayanan yang semakin prima bagi seluruh pengguna jasa.
“Berdasarkan data trafik penumpang periode 14 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, tercatat jumlah pergerakan pesawat mengalami peningkatan dari 504 pergerakan pada tahun 2024 menjadi 547 pergerakan pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar 8,5 persen. Jumlah penumpang juga meningkat tipis dari 49.885 penumpang pada 2024 menjadi 49.962 penumpang pada 2025 dengan pertumbuhan 0,1 persen,”tegas Johan dalam releasenya, Kamis (2/1/26).
Sementara itu, Johan menjelaskan angkutan kargo mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 26,1 persen, dari 455 ton pada 2024 menjadi 574 ton pada 2025. Selama periode tersebut tidak tercatat penerbangan tambahan (extra flight).
“Rute terpadat masih didominasi penerbangan Ambon–Jakarta (CGK-AMQ) dengan 8.707 penumpang dan Ambon–Jakarta (AMQ-CGK) sebanyak 7.254 penumpang. Adapun puncak arus penumpang terjadi pada 22 Desember 2025 dengan total 3.498 penumpang,”jelasnya.
Melalui momentum ini, Ia menambahkan PT Angkasa Pura Indonesia berharap Bandara Internasional Pattimura Ambon terus menjadi gerbang udara yang aman, nyaman, dan berkesan, sekaligus mendukung konektivitas serta pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah Maluku. (*)










