Posko Nataru Usai, Mobilitas Penumpang di Bandara Pattimura Ambon Meningkat

  • Whatsapp

SNI.ID, AMBON : Pelaksanaan Posko Angkutan Udara Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon berjalan aman, lancar, dan terkendali, dengan capaian peningkatan pergerakan pesawat, penumpang, dan kargo dibandingkan tahun sebelumnya.

Posko Angkutan Udara Natal dan Tahun Baru tersebut dilaksanakan berdasarkan Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor Ir DJPU 06 Tahun 2025 tanggal 16 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan menjamin keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta kelancaran pelayanan transportasi udara selama periode meningkatnya mobilitas masyarakat.

Pelaksanaan posko berlangsung selama 21 hari, terhitung sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, antara lain TNI Angkatan Udara Pattimura, Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII Manado, Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Polsek Bandara Pattimura, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Ambon, Basarnas Ambon, serta PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Pattimura Ambon.

Berdasarkan data posko, total pergerakan pesawat selama periode Natal dan Tahun Baru 2026 mencapai 642 pergerakan atau meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 581 pergerakan. Sementara itu, jumlah penumpang yang dilayani tercatat 59.219 orang, naik sekitar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk pergerakan kargo, Bandara Pattimura Ambon mencatat total sekitar 664 ton selama masa posko, meningkat 27 persen dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat 523 ton.

Puncak arus mudik terjadi pada 22 Desember 2025 dengan 38 pergerakan pesawat, 3.498 penumpang, dan 37 ton kargo. Sedangkan puncak arus balik berlangsung pada 4 Januari 2026 dengan 35 pergerakan pesawat, 3.365 penumpang, dan 34 ton kargo.

General Manager Bandara Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, mengatakan seluruh aktivitas penerbangan dan pelayanan selama masa posko berjalan aman dan terkendali tanpa gangguan signifikan terhadap keselamatan dan keamanan penerbangan.

Baca Juga:  Polri Buka Rekrument Penyandang Disabilitas Kini Bisa Daftar Jadi Polisi

“Keberhasilan pelaksanaan posko ini merupakan hasil sinergi dan koordinasi lintas sektoral seluruh pemangku kepentingan, mulai dari regulator, operator bandara, maskapai penerbangan, hingga aparat keamanan TNI dan Polri,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan posko angkutan udara Natal dan Tahun Baru menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kebandarudaraan serta mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Maluku. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *