Morits Tamaela: Generasi Muda Harus Bijak Bermedia Sosial sebagai Wujud Bela Negara

SNI.ID, Ambon – Ketua DPRD Kota Ambon, Morits L. Tamaela, menegaskan pentingnya menanamkan kesadaran bela negara kepada generasi muda sebagai upaya memperkuat ketahanan nasional di tengah berbagai ancaman nonmiliter yang berkembang di era digital.

Hal itu disampaikan Morits usai saat menghadiri Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI melalui Badan Cadangan Nasional di Hotel Santika Ambon, Kamis (30/7/2026).

“Kesadaran bela negara harus tertanam dalam diri setiap warga negara, terutama generasi muda. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter, menanamkan rasa cinta tanah air, serta memperkuat komitmen mereka terhadap bangsa dan negara,” kata Morits.

Morits mengapresiasi Kementerian Pertahanan RI yang memilih Kota Ambon sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Badan Cadangan Nasional Letjen TNI Gabriel Lema, Kapus Belneg Bacadnas Kemhan RI Brigjen TNI Parluhutan Marpaung S.I.P., M.Han, serta jajaran Kodam XV/Pattimura dan Kodim 1504/Ambon atas sinergi dalam pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini tidak hanya berupa ancaman fisik, tetapi juga ancaman yang memengaruhi pola pikir masyarakat melalui penyebaran informasi yang menyesatkan.

Karena itu, kata Morits, generasi muda perlu dibekali pemahaman ideologi Pancasila yang kuat agar mampu menjadi benteng terhadap berbagai upaya yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

“Kalau nilai-nilai kebangsaan tidak ditanamkan sejak dini, ideologi generasi muda akan mudah terkikis. Mereka harus memiliki karakter Pancasila yang kokoh,” ujarnya.

Morits juga menegaskan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial. Setiap informasi yang diterima harus disaring terlebih dahulu sebelum dibagikan agar tidak memperkeruh situasi atau memicu konflik.

“Kalau informasi itu berdampak negatif atau berpotensi memicu konflik, jangan diteruskan. Kita harus menjadi penyejuk, bukan menjadi pemicu persoalan,” tegasnya.

Baca Juga:  Bawaslu Gelar FGD Evaluasi Tata Kelola, Dorong Penguatan Pengawasan Pemilu

Ia menilai nilai-nilai budaya Maluku seperti hidup orang basudara, pela, dan gandong harus terus dirawat sebagai benteng sosial dalam menjaga persatuan masyarakat.

“Kita pernah mengalami konflik sosial di masa lalu. Karena itu, semangat cinta damai harus terus dijaga agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi,” katanya.

Morits berharap program pembinaan bela negara terus dilaksanakan secara berkelanjutan, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, sebagai investasi dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan memiliki semangat nasionalisme.

Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-81 Provinsi Maluku, ia juga mengajak masyarakat menunjukkan rasa cinta tanah air dengan mengibarkan Bendera Merah Putih dan berpartisipasi dalam seluruh rangkaian peringatan hari besar tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *