UM Maluku Wisudakan 49 Sarjana Perdana, Gubernur Soroti Peluang Kerja di Blok Masela

  • Whatsapp

SNI.ID, AMBON – Universitas Muhammadiyah Maluku (UM Maluku) menggelar Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas dalam rangka wisuda sarjana angkatan pertama. Sebanyak 49 mahasiswa dinyatakan lulus pada periode 2026.

Wisuda tersebut berlangsung di Kantor LLDikti Wilayah XII Maluku-Maluku Utara, Kamis (30/4/2026). Acara dibuka langsung Ketua Senat UM Maluku Prof Faris Al-Fadhat S.IP., M.A., Ph.D.

Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan itu, di antaranya Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Kapolda Maluku, Wakil Bupati Seram Bagian Timur, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor UM Maluku Prof Faris Al-Fadhat menyebut kampus yang dipimpinnya masih berusia muda. UM Maluku didirikan pada 2020 dan mulai beroperasi pada 2021.

“Kampus ini berdiri atas kuasa dan rahmat Allah serta dukungan banyak pihak,” ujar Prof Faris.

Ia mengapresiasi dukungan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, para pendiri, hingga Pemerintah Kota Ambon dan Pemerintah Provinsi Maluku.

Prof Faris juga berpesan kepada para wisudawan agar menjadikan wisuda sebagai awal perjuangan baru.

“Hari ini bukan akhir dari perjuangan, justru langkah awal. Tantangan akan besar, tapi yakinlah janji Allah bahwa orang-orang yang menuntut ilmu akan dinaikkan derajatnya,” katanya.

UM Maluku juga menargetkan pengembangan kampus dengan penambahan program studi hingga 13 prodi. Selain itu, universitas merencanakan pembangunan kampus terpadu dan menargetkan peletakan batu pertama dilakukan tahun ini.

Sementara itu, Plt Kepala LLDikti Wilayah XII Maluku-Maluku Utara Prof Dr Saiful Deni S.Ag., M.Si menyebut wisuda perdana UM Maluku menjadi momentum penting dalam menghadapi transformasi digital.

Ia menekankan perguruan tinggi harus mencetak lulusan adaptif dan kreatif serta mampu menciptakan peluang kerja.

“Perguruan tinggi harus menjadi pusat inovasi, pusat solusi, dan pusat pengembangan keilmuan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Agustinus Rahanwarat Ungkap Empat Keunikan Dari Pasangan Ricky Jawerisa-Juliana Ratuanak

Wakil Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Mohammad Adam Jerusalem M.T., Ph.D. turut menyampaikan apresiasi atas capaian UM Maluku yang berhasil menuntaskan amanah pendidikan hingga para mahasiswa meraih gelar akademik.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam sambutannya menyebut wisuda angkatan pertama UM Maluku menjadi tonggak penting bagi pengembangan pendidikan di daerah.

“Ini bukti nyata komitmen dalam memajukan dunia pendidikan di Maluku,” ujar Lewerissa.

Lewerissa juga mendorong para sarjana baru agar terlibat aktif dalam agenda pembangunan daerah. Ia menyoroti peluang strategis dari pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang diperkirakan menyerap ribuan tenaga kerja.

“Pembangunan Blok Masela akan membuka peluang besar. Ini harus menjadi kesempatan bagi putra-putri Maluku,” tegasnya.

Selain itu, ia menyinggung pentingnya penguatan konektivitas antar pulau serta perkembangan pembahasan Rancangan Undang-Undang Daerah Kepulauan di tingkat pusat.

Menutup sambutannya, Gubernur berpesan agar para lulusan terus belajar dan meningkatkan kemampuan diri.

“Wisuda bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan baru. Berkaryalah dan jadilah bagian dari solusi bagi kemajuan Maluku,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *