SNI.ID, AMBON : Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menerima kunjungan audiensi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Maluku, Estty Purwadiani Hidayatie, serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Maluku, Anang Rohmawan, Selasa (6/1/2026).
Audiensi yang berlangsung di Ruang Tamu Kapolda Maluku tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas instansi, khususnya dalam mendukung penegakan hukum, pengamanan penerimaan negara, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku.
Kepala Kanwil Bea Cukai Maluku, Esty Purwadiani Hidayatie, menyampaikan bahwa kedatangan pihaknya bertujuan mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik antara Bea Cukai, Perbendaharaan, dan Polda Maluku.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Kapolda beserta jajaran atas kesediaan menerima audiensi hari ini,” ujarnya.
Ia berharap sinergi lintas instansi yang telah berjalan dengan baik dapat terus ditingkatkan, terutama dalam mendukung tugas pengawasan, penindakan, serta pengamanan terhadap potensi pelanggaran yang berdampak pada penerimaan dan keuangan negara.
Rombongan Bea Cukai dan Perbendaharaan disambut langsung oleh Kapolda Maluku yang didampingi Irwasda, Direktur Intelkam, Direktur Reskrimsus, Direktur Reskrimum, dan Direktur Resnarkoba Polda Maluku.
Kapolda menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi tersebut dan menegaskan komitmen Polda Maluku untuk selalu terbuka bekerja sama dengan seluruh instansi demi kemajuan daerah.
Menurut Kapolda, kerja sama lintas instansi memiliki peran strategis dalam menjaga dan mengamankan sektor keuangan negara sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional dan daerah.
“Salah satu faktor pokok dalam sebuah negara adalah keuangan dan pemasukan negara. Kewenangan Polri dalam penegakan hukum harus mampu membantu dan mendukung rekan-rekan di instansi yang bertugas menghasilkan dan mengamankan keuangan negara, serta mendorong pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.
Kapolda juga menekankan bahwa keamanan dan stabilitas kamtibmas merupakan prasyarat utama dalam menciptakan iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi yang sehat.
Daerah yang aman dan kondusif, kata dia, akan berdampak langsung pada meningkatnya aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Maluku mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk duduk bersama merumuskan strategi terpadu dalam membangun Maluku yang memiliki potensi sumber daya alam melimpah.
Ia menilai diskusi interaktif dan koordinasi berkelanjutan antara Polri, instansi vertikal, dan pemerintah daerah menjadi kunci pengelolaan sumber daya yang optimal, transparan, dan berkeadilan, sekaligus mencegah potensi pelanggaran hukum yang merugikan negara.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat struktural, di antaranya Kabid Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, Kepala Bea Cukai Ambon, Kepala KPPN Ambon, serta para Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran.










