SNI.ID, SAPARUA : Kepala Sekolah SMA Negeri 42 Maluku Tengah, Yance Loupatty, menyampaikan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolahnya berjalan dengan baik dan sesuai prosedur.
Menurut Yance, proses penyediaan makanan sejauh ini berjalan normal, baik dari sisi jumlah maupun kualitas menu yang disajikan. Menu yang diberikan masih menggunakan standar umum berupa nasi, ayam, buah, dan sayur, dan dinilai masih berada dalam batas kelayakan.
“Secara keseluruhan prosesnya berjalan baik, tidak ada masalah berarti. Makanannya juga dalam kondisi bagus, tidak ada yang basi,” ujarnya.
Meski demikian, Yance menilai masih terdapat kendala kecil pada aspek waktu pendistribusian.
Ia berharap ke depan makanan dapat diantar lebih dekat dengan waktu jam istirahat siswa agar proses makan bisa berlangsung lebih efektif.
“Terkadang waktu pengantaran masih terlalu dekat dengan jam istirahat. Harapannya bisa lebih tepat waktu supaya siswa bisa makan saat jam istirahat,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Saparua yang dinilai responsif dalam membangun komunikasi dan koordinasi.
Menurutnya, meski sempat terjadi keterlambatan pada waktu tertentu, hal tersebut dapat segera diatasi setelah dilakukan komunikasi.
“Saya berterima kasih kepada SPPG Saparua karena selalu terbuka dalam komunikasi. Ketika ada keterlambatan dan disampaikan, mereka langsung merespons dan memperbaiki,” katanya.
Yance berharap ke depan SPPG Saparua dapat terus meningkatkan semangat kerja dan motivasi agar pelayanan MBG semakin optimal dan tidak menimbulkan kendala dalam pelaksanaannya.
“Harapannya motivasi kerja terus diperkuat supaya proses pelayanan ke depan semakin baik dan tidak menjadi masalah,” pungkasnya.










