HUT ke-451 Kota Ambon, Bank Maluku Malut Siap Perkuat Dukungan Digitalisasi

SNI.ID, AMBON : PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara (Bank Maluku Malut) menyatakan siap terus mendukung pembangunan Kota Ambon, termasuk dalam penguatan pembiayaan dan transformasi digital.

Hal itu disampaikan Direktur Utama Bank Maluku Malut Syahrisal Imbar seusai menghadiri perayaan HUT ke-451 Kota Ambon di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (7/9/2026).

Syahrisal menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kota dan seluruh masyarakat Ambon yang merayakan hari jadi ke-451.

“Saya mewakili Bank Maluku Malut mengucapkan selamat HUT Kota Ambon ke-451. Saya melihat Kota Ambon di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota Bodewin Wattimena semakin maju, semakin digital dan rakyatnya semakin sejahtera,” kata Syahrisal.

Menurutnya, berbagai kegiatan positif yang dilaksanakan di Kota Ambon turut mempererat hubungan antarmasyarakat dan memperkuat kebersamaan.

Karena itu, Bank Maluku Malut memastikan akan terus memberikan dukungan melalui berbagai sektor.

“Kami dari Bank Maluku Malut pasti siap untuk support, terutama dari semua sisi, baik dari sisi keuangan dengan kerja sama pemberian kredit, kemudian juga support dari sisi digital,” ujarnya.

Dorong Digitalisasi Pasar

Syahrisal mengatakan Bank Maluku Malut telah memberikan dukungan terhadap transformasi digital di Kota Ambon.

Salah satunya melalui penyediaan alat perekam pajak dan dukungan terhadap digitalisasi pasar.

“Kami menyiapkan alat-alat perekam pajak, kemudian digitalisasi pasar dan lain-lain. Kami juga dukung dari sisi CSR,” katanya.

Dia optimistis kolaborasi antara Bank Maluku Malut dan Pemkot Ambon akan semakin mempercepat transformasi digital di daerah.

“Kami yakin ke depan Kota Ambon makin maju dan makin digital,” imbuhnya.

Dorong Pelajar Kenal Transaksi Digital

Syahrisal juga menjelaskan program literasi perbankan yang dijalankan Bank Maluku Malut untuk mendorong masyarakat beralih ke transaksi non-tunai.

Baca Juga:  Polda Maluku Tangkap Tiga Pelaku TPPO di Ambon

Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun cashless society.

“Kami melakukan kegiatan literasi. Tujuannya agar masyarakat bisa mengenal bank dan tentu dalam bertransaksi menggunakan QRIS dan menggunakan ATM,” jelasnya.

Salah satu fokusnya adalah meningkatkan kepemilikan rekening di kalangan pelajar.

Menurut Syahrisal, edukasi sejak dini penting agar masyarakat semakin terbiasa menggunakan layanan perbankan dan transaksi digital.

Dengan semakin banyaknya transaksi digital, penggunaan uang tunai diharapkan dapat dikurangi sekaligus mengurangi kepadatan pelayanan di kantor-kantor bank.

“Kami melakukan switching untuk transaksi keuangan menjadi digital, sehingga penggunaan uang tunai makin berkurang dan aktivitas di teller-teller bank tidak terlalu padat,” katanya.

Perkuat Keamanan Siber

Di tengah meningkatnya transaksi digital, Bank Maluku Malut juga memberikan perhatian terhadap keamanan sistem perbankan.

Syahrisal mengatakan pihaknya terus melakukan kolaborasi dengan para pemegang saham termasuk kerjasama dengan Bank Djakarta, termasuk pemerintah daerah, terutama dalam penguatan likuiditas dan kerja sama digitalisasi.

“Yang paling penting, kami menjaga security system kami agar lebih kuat, lebih resilient terhadap serangan-serangan cyber,” Katanya.

Ia menegaskan penguatan keamanan siber menjadi bagian penting dalam memastikan layanan digital perbankan dapat digunakan masyarakat secara aman dan berkelanjutan.

Bank Maluku Malut pun berkomitmen terus mendukung Kota Ambon melalui pembiayaan, digitalisasi, literasi keuangan, program CSR, hingga penguatan keamanan sistem perbankan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *