SNI.ID, AMBON : Perkumpulan Anak Muda Ambon (PAMA) mengapresiasi kinerja Kepala Satuan Kerja PJN Wilayah II Maluku, Toce Leuwol, yang dinilai berhasil menghadirkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang berdampak langsung bagi masyarakat sepanjang tahun 2025, khususnya di Pulau Seram.
Wakil Ketua Umum PAMA, M. Ridwan, mengatakan pembangunan infrastruktur yang dilakukan melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku tidak hanya membangun fisik jalan dan jembatan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat di wilayah yang selama ini terbatas aksesnya.
“Sepanjang 2025 kami melihat kerja nyata Satker PJN Wilayah II Maluku di bawah kepemimpinan Pak Toci Leuwol. Infrastruktur yang dibangun berkualitas, merata, dan berkeadilan, serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Ridwan kepada wartawan, Sabtu (27/12/25).
Ia menilai, pembangunan tersebut telah meningkatkan konektivitas antarwilayah di tiga kabupaten, yakni Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat, dan Maluku Tengah. Akses jalan dan jembatan yang lebih baik dinilai mampu memperlancar mobilitas barang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Menurut Ridwan, kehadiran BPJN Maluku melalui Satker II menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur dapat menjadi jembatan harapan bagi masyarakat di daerah. “Jalan dan jembatan bukan sekadar bangunan, tetapi sarana yang menghubungkan masyarakat dengan layanan, pendidikan, dan peluang ekonomi,” katanya.
Selain pembangunan fisik, Ridwan juga mengapresiasi respons cepat Satker PJN Wilayah II Maluku dalam menangani dampak bencana alam, seperti banjir dan longsor. Penanganan ambruknya Jembatan Wai Besi di kawasan Jalan SS, Gunung Manusela, jembatan Wailiam di Bula, serta sejumlah jembatan lainnya di Pulau Seram, dinilai menunjukkan kesigapan pemerintah dalam menjaga konektivitas wilayah.
“Dalam situasi darurat, negara benar-benar hadir. Respons cepat ini memberi rasa aman dan keyakinan kepada masyarakat bahwa akses mereka tidak akan terputus terlalu lama,” ujar Ridwan.
PAMA menilai komitmen Toce Leuwol sebagai putra daerah tercermin dari upaya berkelanjutan dalam mendorong pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Pembangunan jalan Trans Pulau Seram yang terus berjalan juga disebut telah membawa dampak positif dan mulai mengikis keterisolasian wilayah.
Ke depan, Ridwan berharap BPJN Maluku melalui Satker PJN II dapat terus meningkatkan kinerjanya, terutama dalam membuka akses di wilayah-wilayah yang masih terisolasi, seperti Kecamatan Kilmuri, Kecamatan Werinama, dan sekitarnya.
Sejumlah proyek strategis yang telah diselesaikan Satker PJN Wilayah II Maluku antara lain perbaikan Jembatan Wai Besi di kawasan Gunung Manusela, Jembatan Waikian di Kabupaten Seram Bagian Timur sekitar Kota Bula, serta pembangunan ruas jalan Bula–Waisiwang yang kini telah dimanfaatkan oleh masyarakat.










