SNI.ID, AMBON : Gubernur Maluku menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral “Operasi Ketupat Salawaku 2026” dalam rangka kesiapan pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Basudara Manise Polda Maluku, Kamis (5/3/2026).
Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya sinergi lintas sektor untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menjaga stabilitas keamanan serta kelancaran mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Idulfitri di wilayah Maluku.
Usai mengikuti rapat, Gubernur Maluku menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi wadah koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian, serta berbagai instansi terkait dalam mempersiapkan pengamanan Idulfitri melalui Operasi Ketupat Salawaku 2026.
Menurutnya, fokus utama operasi ini adalah memastikan keamanan arus mudik dan arus balik, sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat memengaruhi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Maluku beserta jajaran atas berbagai persiapan yang telah dilakukan dalam menyukseskan pelaksanaan operasi tersebut.
“Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Kapolda Maluku dan jajaran dalam mempersiapkan operasi ini. Tema yang diusung tahun ini adalah Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Saya percaya jajaran Polda Maluku telah mempersiapkan segala sesuatu dengan koordinasi yang baik bersama TNI, lembaga vertikal, serta pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh sektor yang berkaitan dengan pengamanan Idulfitri dilibatkan dalam rapat koordinasi tersebut agar setiap langkah yang diambil dapat dilakukan secara terintegrasi dan terkoordinasi.
Selain itu, Gubernur menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026 merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan merayakan Idulfitri.
Meski demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan pengamanan tidak hanya bergantung pada aparat pemerintah dan keamanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat.
“Sebagai Gubernur saya mengimbau kepada masyarakat bahwa pengamanan menghadapi Hari Raya Idulfitri melalui Operasi Ketupat Salawaku 2026 ini adalah wujud kehadiran negara. Namun kami juga membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan, memperkuat persaudaraan, serta merawat nilai toleransi antarumat beragama.
“Kita pastikan basudara Muslim yang merayakan Hari Raya Idulfitri dapat merayakannya dengan aman, lancar, dan penuh sukacita. Mari kita jaga toleransi, kita jaga persaudaraan dan persatuan kita sebagai sesama orang basudara di Maluku,” tutupnya.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kapolda Maluku, Pangdam XV/Pattimura yang diwakili Kapoksahli, Wakapolda Maluku, pimpinan OPD terkait, unsur TNI/Polri, Kepala BMKG Maluku, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Kepala Kantor SAR, serta Kepala PT Jasa Raharja Kanwil Maluku.










