Tercapainya Vaksinasi 95 Persen di SMPN 2 Ambon, Tim Kesehatan Akan Mengecek kesiapan BTM

  • Whatsapp

SNI.ID,AMBON : Mulai Senin depan tim kesehatan akan turun ke SMPN 2 Ambon, dalam rangka pemantauan kesiapan SMPN 2 Ambon sebelum melakukan BTM (Belajar Tatap Muka) terbatas.

Kepala sekolah SMPN 2 Ambon,Gani suat.M.Pd mengatakan, seluruh persiapan telah di lakukan oleh sekolah mereka.

” Kami sudah menyiapkan alat tes suhu tubuh, air dan juga sabun, masker, dan tentu saja masker untuk tetap mengikuti protokol kesehatan,” katanya Rabu(13/10/2021)

Lanjutnya, SMPN 2 Ambon juga akan melakukan dua kali pertemuan dalam proses pembelajaran saat BTM terbatas ini.

” Jadi ada dua shift, sekolah pagi dan siang, di karenakan harus 50 persen dari jumlah keseluruhan siswa, dan tentu saja kami akan menata kelas dengan mengatur jarak tempat duduk,” tukasnya.

Ia menambahkan, sudah 100 persen melakukan persiapan demi BTM terbatas ini segera di lakukan, demi kelancaran proses belajar mengajar.

“Kami sudah 100 persen melakukan persiapan untuk menyambut proses belajar mengajar walau masih dalam BTM terbatas,” lanjutnya lagi.

Selain itu, ia memberitahu bahwa, SMPN 2 Ambon di tunjuk oleh pak walikota, sebagai sekolah percontohan atau penggagas pertama untuk tatap muka di kota Ambon dikarenakan jumlah vaksinasi yang di lakukan sudah mencapai 90 persen.

“Mulai tanggal 27 Agustus Pemkot memulai kegiatan vaksinasi untuk semua sekolah sekota ambon, kami SMPN 2 pada saat itu sudah vaksin 414 siswa, dan 27 September juga kami arahkan 311 dan bulan Oktober saya membuat kebijakan untuk mendatangkan tim dokter untuk vaksin di SMP negeri 2 dan sudah total 90 persen secara keseluruhan karena ada pembatasan usia dan penyakit bawaan dari siswa,” terangnya

kemudian, kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa SMPN 2 Ambon juga tidak di adakan, sehingga kepada mata pelajaran seperti Penjaskes, dan kesenian akan di adakan rapat untuk menentukan nilai tanpa banyak melakukan aktivitas di luar .

Baca Juga:  Wujudkan LIN Maluku, Presiden Minta Tidak Boleh Lama

” Jadi kami akan membuat penilaian guru untuk dua mata pelajaran itu di lihat dari sisi lain, bukan dari pertemuan dan kegiatan fisik lagi,” tutupnya (SNI-06)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *