SNI.ID, SAPARUA – Pemerintah Negeri Tuhaha menggelar penyampaian visi dan misi calon Raja Negeri Tuhaha yang berlangsung di Baileo “SIMALUA”, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (28/4/25). Kegiatan ini berjalan aman dan tertib berkat pengamanan ketat dari jajaran kepolisian.
Sebanyak 15 personel dari Polsek Saparua dan Polsubsektor Saparua Timur dikerahkan untuk mengawal jalannya acara penting tersebut. Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIT hingga 17.35 WIT ini dihadiri oleh sekitar 400 warga, serta melibatkan dua calon raja: Yance Sasabone dan Berty Louhenapessy.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Kecamatan Saparua Timur, Waka Polsek Saparua, Kasubsektor Saparua Timur, Penjabat Pemerintah Negeri Tuhaha, perwakilan Kejaksaan Negeri Saparua, Ketua Majelis Jemaat GPM Negeri Tuhaha, dan panitia pencalonan raja.
Kapolsubsektor Saparua Timur, Ipda M. Ladoangin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya dalam proses pemilihan raja yang menjadi momentum penting bagi kemajuan negeri.
“Saya minta semua pihak untuk lebih dewasa dalam menyikapi perbedaan. Jangan sampai perbedaan pandangan merusak persatuan dan nama baik negeri kita,” ujarnya.
Ia juga menyayangkan adanya penundaan dalam proses pemilihan, yang menurutnya merupakan kemunduran bagi pembangunan Negeri Tuhaha.
Polsek Saparua berkomitmen untuk terus mendukung setiap tahapan kegiatan masyarakat secara profesional demi terciptanya stabilitas dan keamanan di wilayah hukumnya.
Redaksi: SNI-ES/JP










