KPN Adm Mahu Wakili Maluku Tengah Ikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus di UI

SNI.ID, JAKARTA – Kepala Pemerintahan Negeri Administratif (Admn.) Mahu, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Ch. M. Lawalata, S.E., menjadi salah satu peserta Program Kepala Desa Masuk Kampus (KDMK) Angkatan II Tahun 2026 yang digelar Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI).

Kegiatan yang berlangsung pada 13 hingga 16 Juli 2026 tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi kepala desa dari seluruh Indonesia dalam menghadapi tantangan pembangunan desa.

Lawalata mengatakan, keikutsertaannya dalam program tersebut merupakan pengalaman berharga yang memberikan banyak pengetahuan baru sekaligus memperluas jaringan dengan kepala desa dari berbagai daerah.

“Kesempatan mengikuti program ini menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk menambah wawasan sekaligus memperluas jejaring antarkepala desa di Indonesia,” kata Lawalata kepada media ini melalui sambungan telepon WhatsApp, Rabu (15/7/2026).

Ia menjelaskan, dari Kabupaten Maluku Tengah terdapat tiga perwakilan yang mengikuti kegiatan tersebut, yakni Negeri Administratif Mahu, Negeri Hatumete, Kecamatan Tehoru, dan Negeri Tengah-Tengah, Kecamatan Salahutu.

Menurut Lawalata, keikutsertaannya dalam Program Kepala Desa Masuk Kampus yang mengusung tema Program Pemerintah Desa Berdampak Tahun 2026 menjadi sebuah kehormatan sekaligus bentuk apresiasi atas kinerja dan inovasi Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, khususnya Pemerintah Negeri Administratif Mahu.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena merupakan pengakuan atas berbagai inovasi dan penyelenggaraan pemerintahan desa yang selama ini telah dilakukan di Negeri Administratif Mahu,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta memperoleh materi mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan desa, inovasi pelayanan publik, transformasi digital, pengembangan ekonomi desa, hingga pembangunan berkelanjutan.

Salah satu pemateri utama adalah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang mendorong para kepala desa agar mampu membangun desa yang lebih mandiri dan sejahtera.

Baca Juga:  Kasus Remaja Picu Polemik Porto–Haria, Warga Harap Kapolda–Pangdam Pulihkan Pos Kembali

“Pak Mendagri berharap setelah mengikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus, para peserta dapat semakin memajukan desa yang mandiri dan sejahtera,” ucap Lawalata.

Ia memastikan seluruh ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program akan diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Negeri Administratif Mahu, terutama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, transparansi, tata kelola pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat.

“Ilmu, pengalaman, dan inovasi yang kami peroleh selama mengikuti kegiatan ini akan menjadi bekal untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mendorong pembangunan di Negeri Administratif Mahu,” tuturnya.

Lawalata berharap keikutsertaan Negeri Administratif Mahu dalam Program Kepala Desa Masuk Kampus dapat memperkuat komitmen pemerintah negeri dalam menghadirkan pelayanan terbaik sekaligus mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *