Kapolsek Saparua Jadi Pembina Upacara di SMK Negeri 2 Maluku Tengah, Tekankan Disiplin dan Bijak Bermedia Sosial

SNI.ID, SAPARUA – Kapolsek Saparua, AKP Samuel S. Siahaya, S.H., bertindak sebagai pembina upacara dalam kegiatan upacara pagi di SMK Negeri 2 Maluku Tengah, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan dan membentuk karakter generasi muda.

Program tersebut direncanakan berlangsung secara rutin setiap hari Senin di sekolah-sekolah sebagai sarana edukasi dan pembinaan bagi para pelajar.

Usai upacara, Kapolsek Saparua memberikan arahan kepada para siswa mengenai pentingnya menaati tata tertib sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta menerapkan sikap sopan santun dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan bahwa kedisiplinan, termasuk hadir tepat waktu, mengikuti proses belajar dengan baik, dan menjaga ketertiban, merupakan bagian penting dalam membentuk pribadi yang bertanggung jawab.

Selain itu, para siswa diingatkan agar bijak menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, menghindari perundungan siber (cyberbullying), serta menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital.

Dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolsek juga mengimbau para pelajar agar menjauhi tawuran antarsekolah dan segala bentuk kekerasan. Setiap persoalan, menurutnya, sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi yang baik tanpa mudah terprovokasi oleh ajakan yang dapat memicu konflik.

Di bidang keselamatan berlalu lintas, para siswa diminta untuk selalu menaati peraturan, menggunakan helm berstandar SNI saat mengendarai sepeda motor, serta menghindari perilaku berkendara ugal-ugalan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa SMK Negeri 2 Maluku Tengah semakin memahami pentingnya kedisiplinan, memiliki karakter positif, serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Setelah Melakukan Penertiban Sampah, Pemerintah Bangun Lapak UMKM

Kehadiran pihak kepolisian di lingkungan pendidikan juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri dan pihak sekolah dalam menciptakan suasana belajar yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mempersiapkan generasi muda yang berkarakter dan bertanggung jawab.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *