Michael Wattimena Bagikan Pengalaman dan Motivasi Karier kepada Mahasiswa Unpatti

SNI.ID, AMBON – Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI sekaligus Komisaris PT Pertamina International Shipping, Dr. Michael Wattimena, SE., SH., MM., hadir sebagai pembicara dalam kegiatan IKAPATTI Alumni Inspire: Sharing Session + IKAPATTI Career Ready 2026 yang berlangsung di Auditorium Universitas Pattimura (Unpatti), Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Michael Wattimena untuk berbagi pengalaman, motivasi, serta pandangan mengenai pentingnya pendidikan, peningkatan kapasitas diri, dan kesiapan generasi muda menghadapi dunia kerja.

Menariknya, dalam sesi dialog dan tanya jawab, tiga calon wisudawan dan wisudawati Unpatti mendapatkan hadiah masing-masing 100 dolar Amerika Serikat (AS) atau total 300 dolar AS yang diberikan langsung oleh Michael Wattimena, yang akrab disapa BMW.

Dalam pemaparannya, Michael menegaskan bahwa pendidikan dan peningkatan kapasitas diri merupakan modal penting bagi generasi muda untuk menghadapi berbagai peluang dan persaingan di masa depan.

Menurutnya, seseorang harus mempersiapkan kualifikasi pendidikan sejak dini agar tidak kehilangan kesempatan hanya karena terkendala persyaratan administrasi.

Ia juga menekankan tiga prinsip penting yang harus dipegang generasi muda, yakni menjaga integritas dan etos kerja, berani keluar dari zona nyaman, serta terus belajar sepanjang hayat.

“Pendidikan bukan sekadar mendapatkan selembar kertas atau ijazah, tetapi bagaimana kita benar-benar menjalani proses dan memperoleh ilmu pengetahuan,” ungkapnya.

Selain berbicara mengenai pendidikan, Michael turut menyoroti potensi sumber daya alam Maluku yang dinilai membutuhkan dukungan sumber daya manusia berkualitas.

Menurutnya, Maluku memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan, pertanian, pariwisata, hingga energi dan sumber daya mineral. Potensi tersebut harus dimanfaatkan dengan mempersiapkan generasi muda agar mampu mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

Baca Juga:  Besok Datangi Negeri Rutong, Sekkot Ambon Gandeng Disdukcapil Bikin KTP Masyarakat Rutong

Ia secara khusus menyinggung peluang besar dari pengembangan proyek Blok Masela yang telah dinantikan masyarakat Maluku selama kurang lebih 28 tahun.

Dengan nilai investasi sekitar 20,9 miliar dolar AS, Michael mengingatkan agar masyarakat Maluku, khususnya generasi muda, tidak hanya menjadi penonton di tengah besarnya investasi tersebut.

“Pertanyaan kritisnya adalah, apakah dengan total investasi sebesar itu masyarakat Maluku dan anak-anak Maluku hanya menjadi penonton, ataukah kita ikut bermain dalam kompetisi tersebut?” ujarnya.

Karena itu, ia mendorong perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempersiapkan kompetensi generasi muda agar dapat terlibat langsung dalam berbagai peluang kerja yang terbuka melalui proyek strategis tersebut.

Dalam kesempatan itu, Michael juga menyampaikan tiga pesan utama kepada mahasiswa. Pertama, berani memiliki mimpi besar dan tidak membatasi masa depan karena kondisi saat ini. Kedua, jangan pernah melupakan asal-usul serta pengorbanan orang tua. Ketiga, jangan hanya mengejar kesuksesan, tetapi jadilah pribadi yang memberikan manfaat bagi sesama.

“Percuma kita sukses, tetapi tidak bermakna. Kesuksesan itu bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi bagaimana kita bisa memberikan manfaat bagi keluarga, sesama, daerah, bangsa, dan negara,” pesannya.

Ia juga mengibaratkan kehidupan manusia seperti sebuah kapal yang tidak dibuat hanya untuk berlabuh di dermaga.

“Kapal tidak pernah dibuat untuk ditempatkan di dermaga. Kapal dibuat untuk menghadapi gelombang dan membelah lautan,” ungkapnya.

Filosofi tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bagi mahasiswa agar tidak takut menghadapi tantangan dan berani mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat.

Tidak hanya pendidikan formal, Michael turut menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam organisasi, baik di dalam maupun di luar kampus.

Berdasarkan pengalamannya mengikuti organisasi BEM dan PMII yang tergabung dalam kelompok Cipayung, ia menilai organisasi menjadi ruang pembelajaran untuk membangun karakter, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta memperluas jaringan atau networking.

Baca Juga:  Bulog Maluku-Malut Salurkan Bantuan Pangan untuk 8.729 Penerima di Nusaniwe Ambon

Ia berharap mahasiswa Unpatti dapat memanfaatkan masa perkuliahan tidak hanya untuk mengejar prestasi akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan diri melalui berbagai kegiatan organisasi dan pengabdian masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Michael mengajak generasi muda Maluku untuk terus meningkatkan kualitas diri, berani bermimpi besar, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *