Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-208 Tahun Digelar di Saparua

  • Whatsapp

SNI.ID, SAPARUA – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-208 Tahun 2025, Pemerintah Provinsi Maluku menggelar Upacara Kehormatan yang berlangsung khidmat di Lapangan Merdeka, Saparua, pada Kamis (15/5/2025).

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, bertindak selaku Inspektur Upacara, sementara Letkol Inf Rudolf G. Paulus, Dandim 1513/SBB, menjabat sebagai Komandan Upacara atau Kapitan Upacara.

Upacara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, Bupati dan Wakil Bupati Malteng, unsur Forkopimda Maluku dan Maluku Tengah, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Maluku Tengah, serta Latupati dan raja-raja se-Saparua dan Saparua Timur.

Dalam amanatnya, Gubernur Lewerissa menekankan pentingnya meneladani semangat perjuangan Kapitan Pattimura. Ia mengingatkan bahwa perjuangan Pattimura bukan demi ketenaran, tetapi lahir dari keberanian dan cinta tanah air yang mendalam. Semangat lawamena haulala, yang berarti maju terus pantang mundur, menjadi inspirasi tema peringatan tahun ini: “Lanjutkan Perjuangan Pattimura.”

“Perjuangan hari ini adalah bagaimana kita mentransformasikan Maluku menuju provinsi yang maju, adil, dan sejahtera dalam bingkai Indonesia Emas 2045,” ujar Gubernur.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat—pemerintah, tokoh adat, agama, pemuda, dunia usaha—untuk berkolaborasi dalam membangun Maluku.

Gubernur juga menegaskan bahwa Pattimura masa kini adalah mereka yang berjuang melalui kecerdasan, teknologi, moralitas, dan solidaritas untuk melawan berbagai tantangan seperti kemiskinan, ketimpangan, dan ancaman terhadap persatuan.

Menutup amanatnya, Gubernur menyampaikan tiga pesan penting kepada generasi muda Maluku:

1. Rawat sejarah dan jati diri Pattimura.

2. Perkuat persaudaraan sejati dalam keberagaman.

3. Bergerak bersama demi kemajuan Maluku.

Ia menambahkan upacara ini menjadi momentum reflektif untuk memperkuat semangat kebangsaan dan menggugah jiwa kepahlawanan dalam kehidupan masyarakat Maluku masa kini. (*)

Baca Juga:  Jaga Ketersedian Pangan Dandim 1506/Namlea Panen Jagung dan Pembagian Sembako

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *