PAMA Apresiasi Kepala BPBD SBB Atas Respons Cepat Tangani Bencana Gempa di Amalatu

  • Whatsapp

SNI.ID, AMBON : Perkumpulan Anak Muda Ambon (PAMA) menyampaikan apresiasi kepada Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Nasir Suruali, atas dedikasi dan kepemimpinannya dalam menangani bencana gempa bumi yang terjadi secara beruntun di Kecamatan Amalatu, SBB.

Wakil Ketua Umum PAMA, Muh. Ridwan, menyatakan bahwa Nasir Suruali adalah sosok birokrat profesional, berpengalaman, dan memiliki komitmen tinggi terhadap tugasnya.

“Sejak menjabat sebagai Kepala BPBD SBB, banyak perubahan positif yang dirasakan masyarakat. Beliau menunjukkan kepemimpinan yang tanggap dan kolaboratif, terutama dalam merespons bencana,” ungkap Ridwan, kepada media ini, Senin (7/7/2025).

Menurut Ridwan, keterlibatan langsung BPBD SBB dalam penanganan bencana membuktikan kapasitas institusi dan kepemimpinan yang responsif.

Ia juga berharap ke depan BPBD dapat terus meningkatkan upaya mitigasi dan edukasi kebencanaan di wilayah rawan, agar masyarakat memiliki kesiapsiagaan lebih baik terhadap potensi gempa atau bencana lainnya.

Respons Cepat BPBD SBB atas Gempa Berulang

Gempa dengan kekuatan 4,9 SR mengguncang Kecamatan Amalatu pada 22 Juni dan kembali terjadi pada 4 Juli 2025, menyebabkan kerusakan signifikan di sejumlah desa.

Sejak 23 Juni, BPBD SBB telah menerjunkan tim ke lokasi bencana untuk mendata kerusakan dan kebutuhan warga, mengirim laporan ke pusat, serta mengoordinasikan bantuan dengan dinas terkait, seperti Dinas Sosial dan Perumahan.

Berbagai langkah cepat dilakukan, antara lain pemasangan tenda pengungsian di Desa Latu, penyaluran bantuan ke desa-desa terdampak, serta kunjungan lapangan bersama tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pada 4 Juli, BNPB menyerahkan bantuan logistik secara simbolis kepada Bupati SBB.

Pada 5 Juli, BPBD kembali menyalurkan bantuan tenda ke Dusun Wailey, Desa Tomalehu dan Hualoy, serta tenda untuk aparat keamanan di Desa Latu. Selain itu, mereka juga meninjau langsung dampak gempa di Desa Tala.

Baca Juga:  Hasil Survei Citra Naik 73,1%, Polri Terus Genjot Kinerja dan Pelayanan Publik untuk Masyarakat

BPBD SBB juga telah menjalin komunikasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memberikan sosialisasi mitigasi bencana kepada warga Amalatu pada 8 Juli mendatang.

Tercatat, BPBD SBB pernah melakukan mitigasi berbasis komunitas melalui program Keluarga Tangguh Bencana (KATANA) pada 10 September 2024, dengan melibatkan tujuh desa di Kecamatan Amalatu.

“Dengan adanya upaya ini, kami berharap Pemda SBB, khususnya BPBD, dapat terus meningkatkan kesiapsiagaan dan perlindungan bagi masyarakat. Sekali lagi, kami dari PAMA memberikan apresiasi atas kerja keras Bapak Nasir Suruali dan tim BPBD SBB,” pungkas Ridwan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *