SNI.ID, AMBON : Pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dinilai menjadi kunci utama kemajuan daerah kepulauan seperti Maluku.
Hal inilah yang mendorong Perkumpulan Anak Muda Ambon (PAMA) memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada Kepala Satuan Kerja I Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Ir. Abdul Hamid Payapo, MT atas capaian kinerjanya sepanjang tahun 2025.
Wakil Ketua Umum PAMA, M Ridwan, menilai bahwa Abdul Hamid Payapo telah menghadirkan kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat Maluku khususnya melalui pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan di berbagai wilayah strategis.
“Kontribusi dan prestasi Pak Hamid Payapo sangat terlihat dari aspek infrastruktur. Pembangunan jalan dan jembatan yang dilakukan mencakup Kota Ambon, Pulau Buru, hingga sebagian wilayah Pulau Seram,” kata Ridwan di Ambon, Minggu (21/12/25).
Menurutnya, kehadiran BPJN Maluku melalui Satker I PJN Maluku tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik semata, tetapi juga membawa dampak sosial dan ekonomi yang signifikan.
Infrastruktur jalan dan jembatan yang terbangun menjadi penghubung utama antarwilayah serta memperlancar arus mobilisasi barang dan jasa di tengah karakter geografis Maluku sebagai daerah kepulauan.
“Ini membuktikan bahwa kehadiran BPJN Maluku benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Konektivitas antarwilayah semakin baik dan aktivitas ekonomi masyarakat menjadi lebih lancar,” ujarnya.
Tak hanya soal pembangunan, PAMA juga mengapresiasi kepemimpinan Abdul Hamid Payapo yang dinilai sigap dan responsif dalam menangani berbagai musibah bencana alam yang terjadi di Provinsi Maluku dalam beberapa waktu terakhir.
Penanganan cepat terhadap banjir dan longsor di Kota Ambon, Pulau Buru, dan wilayah sekitarnya disebut sebagai bentuk kehadiran negara di tengah situasi darurat.
“Sebagai Kasatker, beliau menunjukkan tanggung jawab dan kepekaan yang tinggi. Respon cepat dalam penanganan bencana sangat membantu masyarakat agar aktivitas dan akses transportasi dapat segera pulih,” kata Ridwan.
Ridwan menambahkan, dari sisi kepemimpinan, Abdul Hamid Payapo dikenal memiliki kemampuan manajerial yang baik.
Ia dinilai komunikatif, terbuka terhadap berbagai masukan dan kritik, inklusif, serta mampu mendorong inovasi di lingkungan kerjanya.
Berbagai inovasi yang dilakukan BPJN Maluku melalui Satker Wilayah I juga menjadi sorotan PAMA.
Program beautifikasi Jembatan Merah Putih serta underpass Jalan Jenderal Sudirman dinilai sebagai terobosan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga estetis.
“Kita bisa melihat hari ini bagaimana konsep beatufikasi mampu mempercantik wajah Kota Ambon. Infrastruktur tidak lagi hanya soal beton dan aspal, tetapi juga menyatu dengan keindahan kota,” ujarnya.
Ridwan menilai, inovasi tersebut turut memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata. Wajah kota yang tertata dan menarik diyakini dapat meningkatkan minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, untuk berkunjung ke Ambon dan Maluku secara umum.
“Inilah bentuk pembangunan yang inspiratif dan inovatif. Infrastruktur yang dibangun dengan visi jangka panjang akan menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Menutup pernyataannya, Ridwan kembali menegaskan bahwa PAMA memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPJN Maluku melalui Satker Wilayah I atas dedikasi dan capaian Abdul Hamid Payapo beserta jajaran sepanjang tahun 2025.
“Kami berharap semangat kerja dan inovasi ini terus berlanjut demi Maluku yang lebih terhubung, maju, dan berdaya saing,” pungkasnya.










