Binda Maluku Gandeng Pemprov dan Pemkot Gelar Vaksinasi Massal Untuk 3500 Pelajar di Ambon

  • Whatsapp

SNI.ID,AMBON : Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Maluku atau Binda Maluku menggelar vaksinasi massal untuk para pelajar di Kota Ambon. Kegiatan yang dilaksanakan di SMA Negeri 11 Ambon Kamis (23/9/2021)

Pelaksanaan vaksinasi massal ini pihaknya bekerjasama dengan Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon. mentargetkan vaksinasi bagi pelajar 3.500 orang dan masyarakat umum 1.500 orang.

Vaksinasi ini dengan menggunakan vaksin sinovac,”ungkap Kepala BIN Daerah (Kabinda) Brigjen TNI Jimmy Aritonang, S.E saat di wawancarai pagi tadi di Halaman Sekolah SMA Negeri 11 Ambon, Kamis (23/9/21).

Dikatakan Kabinda,Tujuan Vaksinasi ini untuk mempercepat terbentuknya herd immunity atau kekebalan komunal dan berujung pada pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 sehingga rencana untuk sekolah tatap muka dapat secepatnya dilaksanakan khususnya di Ambon dan provinsi Maluku umumnya,”kata Kabinda kepada wartawan saat diwawancarai usai meninjau pelaksanaan Vaksinasi.

Ia menambahkan pihaknya merasa bersyukur sekali bahwa kebijakan pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi selalu mengutamakan kesehatan masyarakat dan terutama juga kesehatan para pelajar.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Ambon Wendy Pelupessy menuturkan vaksinasi di kota Ambon telah mencapai 67,9 persen. Khusus pelajar mencapai 59,6 persen dengan jumlah yang divaksin sekitar 19.858 dari target 33.322 siswa.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi vaksinasi massal yang digelar oleh Binda Maluku. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk mempercepat vaksinasi bagi para siswa. Apalagi anak-anak saat ini rindu untuk segera lakukan pembelajaran secara tatap muka,” tuturnya.

Ia mengatakan untuk uji coba pembelajaran tatap muka terbatas salah satu syaratnya yakni, sekitar 80 persen guru atau tenaga pendidik telah divaksin. Presiden RI melalui Kementerian Pendidikan lanjut Pelupessy, mengharapkan agar capaian vaksinasi di seluruh ibukota Provinsi harus mencapai 70 persen di akhir Oktober nanti.

Baca Juga:  Sabirin Dorong Pengusaha Besar Bantu UMKM di Maluku

“Dan akan kita upayakan, tentunya dengan dukungan dari berbagai pihak untuk mempercepat vaksinasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Ambon Drs. La Ima Kampono menjelaskan semoga setelah dilakukan vaksinasi ini bisa tercapai dan sekolah bisa kembali di buka untuk tatap muka lagi walaupun harus menggunakan prokes yang ketat.

“Para siswa sangat rindu dan beraktivitas untuk bertatap muka, sudah kurang lebih satu tahun lebih ini mereka belajar di rumah.

Oleh karena itu lanjut dia dengan program vaksin yang digelar oleh Pemerintah lewat Binda Maluku,
saya menyambut baik. Maka ketika di tunjuk saya langsung Follow-up, karena ini salah satunya program pemerintah yang seharusnya sama-sama kita kerjakan untuk menuntaskan Covid-19 di Indonesia,”jelasnya.

“Terpilihnya SMAN 11 Ambon untuk vaksinasi ini karena lokasinya di dekat pusat kota, ruangan dan lingkungan yang memang bisa untuk menampung pelaksanaan dari Dinas Kesehatan agar tidak terganggu,”sambungnya.

Menurutnya, pelaksanaan hari ini yang disiapkan sebanyak 3500 Vaksin untuk para pelajar dan tidak menutup kemungkinan di daerah sini masyarakat dapat ikut divaksin juga.

“Dari SMAN 11 Ambon sendiri sudah melakukan vaksinasi tahap pertama sebanyak ± 470 siswa, masih kurang ± 800 lagi. Karena jumlah siswa saya sebanyak 1272 siswa. Semoga hari ini Insya Allah yang belum tervaksin semua dapat tervaksin,”ujarnya.

Sementara itu Direktur Wilayah Binda Maluku, Laksma TNI Dr.Yanuar Adi berharap, melalui serbuan vaksinasi pembelajaran tatap muka khususnya di Kota Ambon dapat segera digelar. Bahkan masyarakat diimbau untuk terlibat dari program vaksinasi demi terbentuknya herd immunity.

“Selain menyasar para pelajar, vaksinasi Binda Maluku ini juga dilaksanakan secara door to door pada dua lokasi yaitu di Kecamatan Nusaniwe dan Kecamatan Teluk Ambon.(SNI-06)

Baca Juga:  Pangdam XVI/Pattimura Dukung Satlantas Polresta Dalam Tertib Berlalu Lintas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *