SNI.ID, SAPARUA : SD Kristen Tiouw mengumumkan hasil Ujian Sekolah Tahun Ajaran 2024/2025 dengan capaian membanggakan. Sebanyak 22 siswa-siswi dinyatakan lulus 100%, menandai keberhasilan satuan pendidikan ini dalam mendidik generasi muda di tengah masa transisi kurikulum nasional.
Pengumuman kelulusan ini, di lakukan pada Aula SD Kristen Tiouw, Senin (2/6/25).
Kepala Sekolah SD Kristen Tiouw, Rosalina A. Talakua, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Ujian Sekolah merupakan momen penting untuk mengevaluasi proses pembelajaran selama 6 hingga 7 tahun.
Ia mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas capaian seluruh siswa, meskipun mengakui masih ada banyak hal yang perlu ditingkatkan dari sisi pengajaran.
“Sebagai pendidik, kami menyadari ada keterbatasan. Tapi kami telah berupaya semaksimal mungkin membina, melatih, dan mendidik siswa sejak mereka diserahkan oleh orang tua ke sekolah ini,” ujarnya.
Pelaksanaan ujian tahun ini masih mengacu pada Kurikulum 2013, namun mulai mengadaptasi unsur-unsur teknis dari Kurikulum Merdeka. Talakua menegaskan bahwa tanggung jawab pengelolaan materi dan strategi pembelajaran menjadi fokus utama guru dalam menyesuaikan diri dengan perubahan sistem pendidikan nasional.
Dengan berakhirnya ujian dan pengumuman hasil, pihak sekolah secara simbolis menyerahkan kembali tanggung jawab pendidikan anak-anak kepada orang tua untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Talakua mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam proses pembinaan, mengingat tantangan pendidikan ke depan semakin kompleks dengan pengaruh teknologi yang masif.
Kepada para siswa, ia berpesan, “Jagalah nama baik SD Kristen Tiouw, rajinlah belajar, dan patuhi nasehat orang tua. Tantangan di jenjang SMP akan berbeda, kalian harus lebih mandiri dan bertanggung jawab.”
Prestasi gemilang juga ditorehkan oleh Frida T. Malle yang meraih nilai tertinggi dengan skor 93,48. Capaian ini diapresiasi sebagai contoh semangat belajar yang patut diteladani. Sementara itu predikat kedua disusul Johan A Noya dengan nilai 90,92 dan ketiga diraih Nakeita J Lesilolo dengan nilai 93,10.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Malteng Kecamatan Saparua, Hengky Pattiasina, menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian tahun ini berada dalam masa transisi kurikulum. Namun, para kepala sekolah dan guru di wilayah Saparua tetap berupaya berkolaborasi dalam melaksanakan proses pembelajaran dengan mengikuti ketentuan dari masing-masing kurikulum.
Dalam hal penerbitan ijazah, Pattiasina menambahkan bahwa prosesnya kini dilakukan secara daring (online). Oleh karena itu, orang tua diminta memastikan data kependudukan anak sudah sinkron dengan data dapodik sekolah. Jika ada perubahan, disarankan segera berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).
Dengan kelulusan 100% ini, SD Kristen Tiouw menutup tahun ajaran 2024/2025 dengan penuh kebanggaan dan harapan besar untuk masa depan para siswanya.
Redaksi: SNI-JP










