Desakan Pecat Bella Shofie dari DPRD Buru Meningkat, Demo Pecah di Jakarta dan Namlea

  • Whatsapp

SNI.ID, AMBON : Gelombang protes terhadap aktris dan penyanyi Bella Shofie yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Buru dari Partai NasDem semakin meluas. Tak puas dengan aksi di daerah, sekelompok pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Mahasiswa Buru (DPP GPMB) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor pusat Partai NasDem, NasDem Tower, Jakarta Pusat, Rabu (6/8).

Sekitar pukul 11.00 WIB, massa aksi menggelar orasi di depan NasDem Tower, mendesak Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh segera memecat Bella Shofie dari keanggotaan DPRD Buru. Mereka menuding Bella melanggar sumpah jabatan dan kode etik karena dianggap tidak pernah menjalankan tugas sebagai legislator selama 11 bulan terakhir.

“Kami mendesak Ketua Umum Bapak Surya Paloh memecat Bella Shofie. Selama 11 bulan menjabat Anggota DPRD Buru, dia tidak pernah berkantor,” seru salah satu orator aksi.

Pendemo juga meminta agar DPW NasDem Maluku segera memanggil dan memeriksa Bella Shofie, serta mengusulkan pergantian antar waktu (PAW) sesuai mekanisme partai dan peraturan perundang-undangan.

Mereka menilai ketidakhadiran Bella dalam rapat-rapat komisi, paripurna, hingga kegiatan reses telah mencoreng citra Partai NasDem, baik di tingkat lokal Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, hingga secara nasional.

“Bella Shofie lebih banyak membuang waktu di Jakarta untuk kepentingan pribadi. Endorse bisnis skinker, ketimbang menjalan tugas sebagai wakil rakyat,” tuding pendemo.

Tak hanya menarget Bella Shofie, massa juga menyoroti Ketua DPD NasDem Buru, Muhammad Daniel Rigan, yang juga suami Bella, serta Ketua Fraksi NasDem Buru, Moh Ternate, yang dinilai membiarkan dugaan pelanggaran ini terus berlanjut.

Aksi di Jakarta berlangsung kondusif, dan perwakilan massa akhirnya diperkenankan masuk ke dalam NasDem Tower untuk menyerahkan pernyataan sikap kepada petugas DPP NasDem.

Baca Juga:  Kasdam XVI/Pattimura Hadiri Musda LVRI Provinsi Maluku Periode 2023- 2028

Demo Nyaris Ricuh di Namlea

Sementara itu, aksi serupa juga pecah di Kota Namlea, Kabupaten Buru, pada hari yang sama. Belasan mahasiswa menggelar orasi di pusat kota sebelum menduduki halaman gedung DPRD Buru di Jl. Baru Jiku Kecil.

Aksi sempat memanas saat koordinator lapangan sedang berorasi dan petugas DPRD menegur mereka. Insiden tarik menarik terjadi antara beberapa pegawai DPRD dan massa, namun berhasil diredam dan tidak berlanjut.

Setelah situasi mereda, para pendemo akhirnya diterima oleh Sekretaris DPRD Buru, Hadi Alzagladi, dan menyerahkan pernyataan sikap secara resmi. Mereka mendesak Badan Kehormatan DPRD segera memanggil dan mengadili Bella Shofie atas dugaan pelanggaran berat sebagai anggota dewan.

Desakan juga disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar mencabut SK pengangkatan Bella Shofie sebagai anggota DPRD, serta meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk memblokir seluruh hak keuangannya.

Aksi di Namlea pun berakhir damai setelah massa membubarkan diri dengan tertib.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Bella Shofie maupun DPP Partai NasDem terkait tuntutan massa tersebut. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *