Bakamla Zona Maritim Timur Gelar Latihan Keamanan Dan Keselamatan Laut 

  • Whatsapp

SNI.ID, AMBON : Badan Keamanan Laut Zona Maritim Timur menggelar Latihan Operasi Keamanan dan Keselamatan Laut di Pangkalan Armada Kamla Zona Maritim Timur Ambon, Senin (28/3/22).

Pelatihan tersebut dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam mendukung tugas patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia.

Kepala Kantor Bakamla Zona Maritim Timur Laksamana Pertama Arif Sumartono menjelaskan penggunaan bom potasium masih ada mulai dari perairan Pulau Seram sampai ke Selatan termasuk Maluku Tenggara, Maluku Barat Daya dan diperkuat juga dengan informasi yang diterima Bakamla Zona Maritim Timur dari pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku.

“Perlu ada upaya bersama dari seluruh pemangku kebijakan untuk menghentikan nelayan dalam penggunaan bom yang menggunakan bahan kimia berbahaya itu,”jelas Sumartono kepada awak media usai membuka Latihan Keamanan dan Keselamatan Laut Zona Maritim Timur 2022, di Kota Ambon.

Sumartono juga mengatakan dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kemampuan personel agar selalu siap, dan responsif dalam melakukan operasi keamanan dan keselamatan di laut, personil Bakamla Zona Maritim Timur pun intens diberi pelatihan lewat sinergitas dengan pihak terkait.

“Hal tersebut dilakukan guna mendukung tugas Bakamla sebagaimana yang diamanatkan dalam UU Nomor 32 Tahun 2014 yaitu melakukan patroli keamanan dan keselamatan laut di wilayah perairan Indonesia dan perairan yurisdiksi Indonesia, memberikan dukungan teknis dan operasional kepada instansi terkait, serta memberikan bantuan pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yuridiksi Indonesia,”kata Sumartono.

Menurut Sumartono, dalam melaksanakan tugas operasi keamanan dan keselamatan laut, jumlah personel yang dimiliki Bakamla Zona Maritim Timur masih sangat minim yaitu dibawah 40 persen, sama halnya dengan jumlah armada yang masih terbatas.

Baca Juga:  Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-93, TNI AL Gelar Vaksin Bagi Pemuda Maluku

“Wilayah tugas kita sangat luas. Olehnya itu untuk mengcover keamanan wilayah laut di 5 Provinsi tersebut, ada yang namanya Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) berada di Merauke, Jayapura, Kupang, Ambon, dan Tual untuk memantau keamanan laut. Kita juga berencana akan mengembangkan 5 SPKKL lagi untuk wilayah Buru, Saumlaki, dan lainnya,” tandas Sumartono.

Untuk diketahui, Bakamla Zona Maritim Timur membekali 31 personel dengan rincian dalam latihan selam sebanyak 11 orang, dan 20 anggota lainnya ikut latihan menembak terhitung sejak tanggal 28 Maret – 7 April 2022 mendatang.

Selaain itu, latihan menembak di darat akan dilakukan di Desa Telaga Kodok, kecamatamn Lehitu, pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah yakni di lapangan tembak Lantamal IX/ Ambon.

Sedangkan untuk latihan menembak di laut akan berlangsung di perairan Laut Banda. (SNI-01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *