SNI.ID, SAPARUA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua melaksanakan kegiatan pengecatan ulang pada pintu jeruji, dinding, dan jendela blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (4/8), sebagai bagian dari pelaksanaan program Akselerasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) dan arahan Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku.
Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan, ketahanan struktur bangunan, serta menciptakan lingkungan hunian yang lebih layak dan manusiawi bagi warga binaan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan serta peningkatan pelayanan publik yang berorientasi pada pendekatan humanis.
Pengecatan dilakukan secara menyeluruh pada beberapa blok utama dan dikerjakan langsung oleh WBP yang memiliki keterampilan kerja, di bawah pengawasan petugas. Pelibatan warga binaan dalam kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan positif yang mengajarkan tanggung jawab dan keterampilan kerja.
Kalapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kondisi fisik bangunan, terutama karena lokasi Lapas yang berada di pesisir pantai.
“Udara laut mengandung garam dan tingkat kelembapan tinggi, sehingga material seperti besi sangat rentan terhadap korosi. Pengecatan berkala menjadi penting untuk menjaga daya tahan bangunan,” ujarnya.
Kegiatan berjalan tertib dan aman di bawah pengawasan Regu Pengamanan II yang dipimpin langsung oleh Kepala Regu Pengamanan (Karupam), La Sawal.
Menurutnya, pelaksanaan pengecatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme dari warga binaan.
“Para WBP bekerja dengan semangat, rapi, dan mengikuti arahan dengan baik. Ini merupakan bagian dari pembinaan yang membentuk kedisiplinan dan tanggung jawab,” tuturnya.
Sementara itu, Kasubsi Keamanan dan Ketertiban, Donny D. Lekatompessy, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.
“Perawatan seperti ini sangat penting dilakukan secara berkala, mengingat kondisi geografis Lapas. Keterlibatan warga binaan juga menunjukkan bahwa pembinaan berjalan baik, tidak hanya pada sisi fisik, tapi juga mental dan perilaku,” katanya.
Dengan kegiatan ini, Lapas Kelas III Saparua berkomitmen menciptakan lingkungan hunian yang bersih, aman, dan mendukung proses pembinaan bagi para warga binaan secara berkelanjutan. (*)










