Muscab I SOKSI Kota Ambon Jadi Tonggak Kebangkitan Organisasi di Maluku

  • Whatsapp

SNI.ID, AMBON : Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kota Ambon menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) I di Pacific Hotel Ambon, Senin (10/11). Kegiatan ini menjadi momentum penting kebangkitan SOKSI di Kota Ambon setelah hampir tiga dekade vakum dari aktivitas organisasi.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DEPINAS) SOKSI Derek Loupatty, Ketua DEPIDAR SOKSI Maluku Rohalim Boy Sangadji, Ketua Harian DEPIDAR SOKSI Maluku Subhan Pattimahu, serta jajaran pengurus SOKSI Maluku. Turut hadir pula Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta, perwakilan Forkopimda Kota Ambon, Ketua DPD Golkar Kota Ambon Max Siahay, Ketua DPD Golkar SBB Alan Hehanussa, anggota Fraksi Golkar DPRD Ambon Zeth Pormes dan Aditya Sahuburua, serta perwakilan dua organisasi sayap SOKSI, Fokusmaker dan Baladhika Karya.

Plt Ketua DEPICAB SOKSI Kota Ambon Dessy Kosita Hallauw menjelaskan, kegiatan Muscab I dilaksanakan dua bulan setelah dirinya menerima mandat sebagai pelaksana tugas.

Ia bersyukur kegiatan dapat terselenggara bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan dan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional Abdoel Moethalib Sangadji.

“Terima kasih kepada Pak Boy Sangadji yang telah mendukung penuh terlaksananya kegiatan ini,” ujar anggota DPRD Kota Ambon itu.

Dessy berharap Muscab I dapat menghasilkan ide dan langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara SOKSI dan Pemerintah Kota Ambon.

“SOKSI Kota Ambon membuka diri dan siap berkolaborasi sebagaimana tema besar Muscab I: Konsolidasi SOKSI par Ambon Pung Bae,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DEPIDAR SOKSI Maluku Rohalim Boy Sangadji dalam sambutannya menyebut pelaksanaan Muscab I SOKSI Kota Ambon sebagai tonggak sejarah baru, karena untuk pertama kalinya kepengurusan dibentuk melalui mekanisme musyawarah, bukan penunjukan.

Boy menegaskan, SOKSI merupakan organisasi terbuka bagi semua kalangan.

Baca Juga:  Peduli Terhadap Sesama, Pangdam Pattimura Berikan Bantuan Kepada Korban Tanah Longsor

“SOKSI terbuka untuk ASN, TNI, Polri, pegawai swasta, BUMN, dan siapa pun. SOKSI bukan organisasi politik, tetapi organisasi kemasyarakatan yang berlandaskan pengabdian,” jelasnya.

Ia juga menitip pesan kepada Dessy Kosita Hallauw, Plt Ketua DEPICAB SOKSI Kota Ambon yang berpotensi terpilih sebagai ketua definitif, agar memperluas konsolidasi hingga ke kalangan kampus.

“Ajak mahasiswa bergabung dengan SOKSI melalui FokusMaker. Ini bagian dari regenerasi dan kaderisasi,” pesan Boy.

Dalam kesempatan itu, Boy Sangadji juga menegaskan komitmen SOKSI untuk mendukung program Pemerintah Kota Ambon.

“Ibu Ely adalah senior kami di Golkar. Sebagai organisasi pendiri Partai Golkar, SOKSI berkewajiban menjaga dan mengawal pemerintahan yang ada,” katanya sebelum secara resmi membuka Muscab dengan memukul tipa.

Pada kesempatan yang sama dalam arahannya, Waketum DEPINAS SOKSI Derek Loupatty menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap Ketua DEPIDAR SOKSI Maluku, Rohalim Boy Sangadji, yang dinilainya sebagai sosok pembangkit semangat SOKSI di daerah ini.

“Adinda Boy Sangadji adalah sosok inspirator, pembangkit semangat SOKSI yang hampir 30 tahun tenggelam di Maluku,” ujar Loupatty disambut tepuk tangan peserta Muscab.

Loupatty juga menyampaikan pesan dari Ketua Umum SOKSI, Muhammad Misbakhun, agar seluruh jajaran SOKSI di Maluku terus bekerja dan berkolaborasi dalam memajukan organisasi, terutama di Kota Ambon.

“SOKSI punya tanggung jawab moral untuk memajukan kota ini, karena Ambon adalah bagian dari daerah yang turut memerdekakan dan membentuk NKRI,” tegasnya.

Ia menambahkan, dengan keberadaan kader terbaik Golkar di pemerintahan termasuk Wakil Wali Kota Ambon SOKSI memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan dukungan konstruktif.

“SOKSI harus melahirkan ide-ide cemerlang bagi kemajuan kota ini. Jangan hanya berpendapat, tapi juga harus ada pendapatan. Pendapat dan pendapatan harus berjalan beriringan,” ujarnya berkelakar.(*)

Baca Juga:  Bupati Maluku Tengah Apresiasi Pelantikan Adat Upu Pati Noraito Amapati di Negeri Ihamahu

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *