Pagelaran Seni dan Kuliner Khas Saparua Libatkan Generasi Muda di Malteng

  • Whatsapp

SNI.ID, SAPARUA : Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XX Maluku melalui SMA Negeri 12 Maluku Tengah menggelar Pagelaran Seni dan Pameran Kuliner Khas Saparua dengan tema Pesona Budaya dan Kuliner Saparua, Senin (15/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan melestarikan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan kuliner Saparua kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Ketua Panitia Stevi Pollatu mengatakan pagelaran tersebut merupakan upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal sebagai identitas budaya Maluku.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak generasi muda Saparua untuk lebih mengenal, mencintai, dan mengekspresikan budaya lokal, serta terlibat aktif dalam pelestarian budaya dan kuliner daerah agar nilai-nilai luhur budaya tetap hidup,” ujarnya.

Sebanyak 130 peserta yang terbagi dalam 18 kelompok dari Negeri Itawaka, Nolloth, Mahu, dan Negeri Tuhaha, Kecamatan Saparua Timur, menampilkan beragam pertunjukan seni, di antaranya tarian tradisional, demonstrasi kegiatan tradisional, musikalisasi puisi, serta lagu-lagu daerah. Seluruh peserta merupakan siswa-siswi SMA Negeri 12 Maluku Tengah.

Stevi Pollatu juga menyampaikan terima kasih kepada BPK Wilayah XX Maluku yang telah mendanai kegiatan Pagelaran Seni dan Pameran Kuliner Khas Saparua tersebut.

Sementara itu, Kepala Subbagian BPK Wilayah XX Maluku, Stenly Loupatty, S.Pd., mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap kebudayaan lokal yang tumbuh dan berkembang di masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat melalui dana bantuan fasilitasi kebudayaan tahun 2025.

“Sebanyak 17 pagelaran seni dan kuliner khas Saparua yang ditampilkan menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan tidak hanya di Kecamatan Saparua Timur, tetapi juga di seluruh Pulau Saparua dengan melibatkan masyarakat adat dan generasi muda secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Sah! KPU Tetapkan RJ-JR Calon Bupati-Wakil Bupati KKT di Pilkada 2024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *