22 Mahasiswa KKN Unpatti Diterima di Negeri Tiouw, Ini Pesan Pemneg

SNI.ID, SAPARUA – Pemerintah Negeri Tiouw, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, menerima 22 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pattimura (Unpatti) dari tujuh fakultas, Sabtu (17/10/2026).

Mahasiswa KKN Angkatan LIII Gelombang I Tahun Akademik 2026–2027 tersebut akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Negeri Tiouw selama satu bulan, terhitung sejak 14 Oktober hingga 14 November 2026.

Kegiatan ini didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dr. Parningotan Yosi Silalahi, Sp.S., FINA, serta melibatkan unsur pemerintah negeri, lembaga Saniri, dan kepolisian dalam pemberian arahan kepada mahasiswa.

Penjabat Kepala Pemerintahan Negeri Tiouw, Messy Latupeirissa, S.Pd., mengingatkan mahasiswa agar menjaga kedisiplinan, etika, dan tanggung jawab selama menjalankan kegiatan KKN.

Ia meminta mahasiswa mampu beradaptasi dengan kehidupan masyarakat, menghormati orang tua asuh, serta menjaga sikap dan perilaku selama berada di Negeri Tiouw.

Mahasiswa juga diharapkan tidak hanya melaksanakan program kerja yang telah direncanakan, tetapi mampu menunjukkan inisiatif dan kreativitas dalam membantu masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan.

Messy menegaskan, komunikasi dengan pemerintah negeri perlu dijaga, terutama ketika mahasiswa menghadapi kendala atau menemukan persoalan yang membutuhkan penanganan bersama.

Menurut dia, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari kedisiplinan mahasiswa dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Saniri Negeri Tiouw, Dominggus Pietersz, mengharapkan mahasiswa dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan serta membangun hubungan yang baik dengan seluruh unsur masyarakat.

Sekretaris Negeri Tiouw, Egi Talakua, juga meminta agar setiap program kerja mahasiswa dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pemerintah negeri.

Koordinasi tersebut dinilai penting agar program yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan program pembangunan negeri. Mahasiswa juga diharapkan mengamati kondisi serta potensi Negeri Tiouw sebagai dasar penyusunan kegiatan.

Baca Juga:  54 Dokter Baru FK Unpatti Dilantik, Lewerissa : Tingkatkan Derajat Kesehatan di Daerah Terpencil

Dalam kesempatan yang sama, Bhabinkamtibmas Negeri Tiouw, Bripka Sidik Maulana, menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk kedisiplinan berlalu lintas.

Ia mengimbau mahasiswa agar menghormati norma dan kebiasaan masyarakat setempat, menjaga perilaku, serta berkoordinasi dengan pemerintah negeri maupun Bhabinkamtibmas apabila menghadapi persoalan terkait keamanan dan ketertiban.

Adapun Dosen Pembimbing Lapangan, dr. Parningotan Yosi Silalahi, Sp.S., FINA, mengingatkan mahasiswa untuk mematuhi ketentuan pelaksanaan KKN, menjaga disiplin waktu, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

Sebanyak 22 mahasiswa yang ditempatkan di Negeri Tiouw terdiri atas dua mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi, satu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, tiga mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, empat mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, enam mahasiswa Fakultas Hukum, dua mahasiswa Fakultas Kedokteran, serta empat mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Pemerintah Negeri Tiouw berharap kehadiran mahasiswa KKN Unpatti dapat memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah negeri, dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu pengetahuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menghasilkan program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Negeri Tiouw. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *