SNI.ID, AMBON : Kesiapan pelaksanaan Natal Sedunia Negeri Haria yang akan berlangsung pada 29 Desember 2025 dilaporkan hampir rampung. Panitia memastikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pra-Natal hingga pasca-Natal, berjalan dengan baik dan melibatkan partisipasi luas masyarakat.
Ketua Panitia Natal Sedunia Negeri Haria, Herald Z. Manuhutu, S.Pd, mengatakan perayaan Natal tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa keagamaan, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan kebersamaan antar anak negeri.
“Rangkaian kegiatan dimulai dari pra-Natal, kemudian dilanjutkan dengan perayaan Natal, dan setelah itu masih ada berbagai kegiatan lanjutan yang bertujuan memperkuat kebersamaan masyarakat,” ujar Herald, kepada media, Jumat (19/12/25).
Dalam rangka menyambut Natal pada 29 Desember, panitia menggelar sejumlah kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Salah satunya adalah pasar murah yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan instansi terkait. Kegiatan tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
Antusiasme warga terlihat dari tingginya jumlah partisipasi. Bahkan, persediaan beras dan gula yang disiapkan dalam jumlah besar tidak mampu mencukupi kebutuhan masyarakat. Harga yang terjangkau membuat warga berbondong-bondong membeli kebutuhan pokok untuk persiapan Natal.
Selain itu, panitia juga bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk mensosialisasikan program KRIS, yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat Haria dalam mengakses layanan perbankan, termasuk urusan pinjaman dan kredit.
Kegiatan lain yang turut dilaksanakan adalah penanaman bibit tanaman, seperti cengkeh, pala, mangga, mangrove, dan sukun. Penanaman ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, tetapi juga sebagai langkah menjaga lingkungan dan mencegah banjir, terutama di musim hujan.
Panitia juga menggelar layanan pengobatan gratis bagi masyarakat Haria. Program ini disambut antusias karena sangat membantu warga dalam memperoleh layanan kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya.
Saat ini, panitia tengah mematangkan persiapan lokasi perayaan Natal, meliputi penataan area, pembangunan panggung, penyediaan sistem suara, hingga perbaikan akses jalan menuju lokasi kegiatan. Penataan lingkungan dan kebersihan kampung juga telah dilakukan sebagai bagian dari kesiapan perayaan.
Usai perayaan Natal, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan kegiatan kebersamaan antar basudara dan ditutup dengan acara makan patita bersama seluruh masyarakat Haria pada 2 Januari 2026.
Herald berharap perayaan Natal Sedunia Negeri Haria dapat berlangsung lancar dan menjadi momentum memperkuat nilai persaudaraan, kekeluargaan, serta harmoni antar masyarakat, termasuk dengan negeri-negeri tetangga.
“Natal ini diharapkan mampu menghimpun seluruh anak Negeri Haria di berbagai belahan dunia dan menjadi kenangan yang bermakna bagi kita semua,” katanya.
Perayaan Natal Sedunia Negeri Haria pada dasarnya dikhususkan bagi seluruh warga Haria di seluruh dunia. Namun, pelaksanaannya juga melibatkan basudara gandong, khususnya dari Siri Sori Islam, yang akan turut menyambut tamu-tamu kehormatan melalui tarian penyambutan sebagai simbol toleransi dan kebersamaan.
Sejumlah pejabat dijadwalkan hadir dalam perayaan tersebut, antara lain Gubernur Maluku, Ketua PGI, Ketua Sinode, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon, Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengah, Ketua DPRD Provinsi, Ketua DPRD Kota, serta para tokoh pemerintahan dan gereja. Seluruh hamba Tuhan anak Negeri Haria juga diundang untuk turut hadir dalam perayaan ini. (*)










