BI Gelar Rakor KUR Indonesia Timur, Perkuat Akses Pembiayaan bagi UMKM

SNI.ID, MAKASSAR – Bank Indonesia (BI) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk wilayah Indonesia Bagian Timur sebagai upaya mengevaluasi capaian, mengidentifikasi hambatan, serta mempercepat penyaluran KUR yang lebih tepat sasaran dan berkualitas.

Rakor tersebut diikuti perwakilan Bank Indonesia di daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bank-bank penyalur KUR, serta pemerintah daerah dari wilayah Sulawesi, Maluku, Papua, Nusa Tenggara, dan Bali.

Dalam pertemuan itu, para peserta membahas berbagai strategi untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), meningkatkan porsi penyaluran KUR ke sektor-sektor produktif, sekaligus menjaga kualitas kredit agar rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) tetap berada di bawah 3 persen.

Bank Indonesia menilai sinergi antarlembaga menjadi faktor penting dalam memastikan penyaluran KUR tidak hanya meningkat dari sisi nominal, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pengembangan usaha produktif dan penciptaan lapangan kerja di wilayah Indonesia Timur.

Berdasarkan capaian periode sebelumnya, penyaluran KUR di kawasan Indonesia Timur telah mencapai lebih dari Rp20 triliun yang disalurkan kepada lebih dari 350 ribu debitur. Dari seluruh wilayah tersebut, Sulawesi Selatan tercatat sebagai penyumbang penyaluran KUR terbesar.

Melalui Rakor ini, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar penyaluran KUR semakin efektif, tepat sasaran, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta pemerataan kesejahteraan masyarakat di kawasan timur Indonesia.

Baca Juga:  Tokoh dan Pemuda Muslim Ambon Sepakat Takbiran Aman, Hindari Konvoi Berlebihan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *