SNI.ID, AMBON – Umar Lessy resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Darussalam (IKA Unidar) Ambon periode 2026–2031 dalam Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unidar yang berlangsung selama dua hari di Kampus Universitas Darussalam Ambon, Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah.
Terpilihnya Umar Lessy menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat soliditas alumni sekaligus menjadi mitra strategis Universitas Darussalam Ambon dalam pengembangan sumber daya manusia di Maluku.
Dalam pidato perdananya, Umar mengucapkan syukur dan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan peserta Mubes.
“Kepercayaan yang diberikan kepada saya bukanlah sebuah kemenangan pribadi. Ini adalah kemenangan seluruh alumni Unidar, kemenangan persaudaraan, kemenangan kebersamaan, dan kemenangan semangat untuk membawa organisasi alumni ini melangkah lebih maju,” kata Umar.
Ia juga mengapresiasi kepengurusan sebelumnya yang dinilai telah membangun fondasi organisasi dengan baik.
Menurut Umar, kepengurusan yang dipimpinnya akan melanjutkan berbagai program positif sekaligus melakukan pembenahan agar IKA Unidar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.
Umar mengajak seluruh alumni mengakhiri seluruh perbedaan yang muncul selama proses Musyawarah Besar dan kembali bersatu membangun organisasi.
Ia menegaskan, IKA Unidar harus menjadi rumah besar bagi seluruh alumni, bukan sekadar organisasi yang aktif saat kegiatan seremonial atau reuni.
“IKA Unidar tidak boleh hanya menjadi organisasi yang hadir ketika ada reuni atau kegiatan seremonial. Organisasi ini harus menjadi rumah besar yang mempertemukan gagasan, memperkuat jejaring, membuka peluang, meningkatkan kapasitas, serta menghadirkan manfaat nyata bagi alumni, almamater, masyarakat, daerah, bahkan bangsa,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Umar memaparkan sejumlah program prioritas selama lima tahun ke depan. Di antaranya memperkuat konsolidasi internal alumni, memperluas kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai lembaga, meningkatkan kompetensi alumni melalui pelatihan dan sertifikasi, serta mempererat hubungan dengan almamater.
Selain itu, IKA Unidar juga akan melakukan digitalisasi organisasi melalui pembangunan database alumni terpadu, kartu anggota digital, website resmi, hingga aplikasi komunikasi alumni.
Untuk 100 hari pertama masa kepemimpinannya, Umar menargetkan pendataan seluruh alumni, pembentukan kepengurusan wilayah dan komisariat, serta peluncuran platform komunikasi resmi alumni.
Program jangka menengah yang disiapkan antara lain pembentukan Unidar Career Center Alumni, Unidar Entrepreneur Network, Alumni Teaching Program, hingga Beasiswa Alumni Peduli bagi mahasiswa berprestasi.
Sementara itu, program jangka panjang meliputi pembangunan Alumni Center, pembentukan dana abadi alumni, pendirian pusat kajian alumni, serta penguatan jaringan alumni Unidar di tingkat nasional maupun internasional.
Di akhir pidatonya, Umar menegaskan kepengurusannya akan dijalankan secara inklusif dan transparan dengan mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.
“Saya ingin kepengurusan yang inklusif, organisasi yang transparan, setiap keputusan dibangun melalui musyawarah, dan setiap alumni merasa memiliki rumah besar ini,” tutupnya. (*)
Redaksi : SNI





Komentar