BI: Ketahanan Pangan Kunci Menjaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat

SNI.ID, JAKARTA – Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, menegaskan pentingnya ketahanan pangan dalam menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta mempertahankan daya beli masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Ricky dalam Seminar Ketahanan Pangan 2026. Menurutnya, pangan menjadi salah satu komponen terbesar dalam pengeluaran rumah tangga sehingga perubahan harga komoditas pangan dapat memberikan dampak langsung terhadap kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Pangan merupakan salah satu komponen terbesar dalam pengeluaran rumah tangga. Karena itu, perubahan harga pangan seringkali langsung memengaruhi daya beli masyarakat,” ujar Ricky.

Ia menjelaskan, ketahanan pangan memiliki keterkaitan erat dengan stabilitas ekonomi. Ketersediaan pasokan yang terjaga akan membantu menjaga harga pangan tetap stabil sehingga tekanan terhadap inflasi dapat diminimalkan.

Kondisi tersebut pada akhirnya akan berdampak pada terjaganya daya beli dan kesejahteraan masyarakat.

Ricky menekankan bahwa upaya memperkuat ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan memastikan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga menjaga stabilitas harga agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan harga yang terjangkau.

“Ketahanan pangan artinya: pasokan pangan terjaga, harga stabil, inflasi terkendali, dan daya beli terjaga,” tegasnya.

Bank Indonesia terus mendorong sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait dalam memperkuat ketahanan pangan serta pengendalian inflasi, sehingga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat terus terjaga.

Baca Juga:  Wagub Maluku Resmikan Gedung Gereja Fajar Pengharapan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *