SNI.ID, AMBON — Perkumpulan Anak Muda Ambon (PAMA) mendukung usulan pembentukan kantor baru Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) di Kota Tual.
Wakil Ketua Umum PAMA, Moh Ridwan, menilai keberadaan kantor Basarnas di Tual penting untuk mempercepat penanganan kecelakaan maupun kondisi darurat, khususnya di wilayah laut.
Ridwan mengatakan, usulan yang disampaikan Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, merupakan langkah strategis untuk memperpendek rentang kendali pelayanan pencarian dan pertolongan di wilayah Maluku Tenggara Raya.
“Saya pikir usulan yang disampaikan Kepala Basarnas Ambon, Bapak Muhamad Arafah, merupakan sebuah ide yang sangat baik. Hal ini penting dalam rangka mempercepat proses penanganan kecelakaan laut maupun memperpendek rentang kendali pelayanan pencarian dan pertolongan,” kata Ridwan, kepada media, Rabu (12/8/26).
Menurutnya, kondisi geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri bagi Basarnas dalam menjalankan operasi pencarian dan pertolongan.
Wilayah Maluku Tenggara Raya mencakup Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar hingga Maluku Barat Daya.
“Wilayah ini merupakan gugus kepulauan yang memiliki tantangan geografis cukup berat dalam pelaksanaan misi pencarian dan pertolongan yang dilakukan Basarnas,” ujarnya.
Ridwan berharap usulan pembentukan kantor Basarnas di Tual mendapat persetujuan dari Basarnas Pusat.
Menurutnya, keberadaan kantor tersebut akan menjadi langkah maju dalam memperkuat pelayanan SAR agar lebih cepat, efektif dan efisien.
“Karena itu, kami sangat mendukung ide Basarnas Ambon untuk membentuk kantor SAR baru di Kota Tual,” katanya.
Selain pembentukan kantor baru di Tual, PAMA juga mendukung peningkatan status Kantor SAR Ambon menjadi Tipe A atau Kelas I.
“Dengan adanya penguatan kelembagaan dan penambahan kantor SAR di wilayah Tual, diharapkan pelayanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat di wilayah Maluku Tenggara Raya dapat dilakukan secara lebih optimal,” tandasnya.









