Sebanyak 25.383 KPM di Ambon Terima Bantuan Beras Tiga Bulan

SNI.ID, AMBON – Perum Bulog Kantor Wilayah Maluku dan Maluku Utara mulai menyalurkan bantuan pangan beras kepada 25.383 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Ambon untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.

Peluncuran penyaluran bantuan dilakukan oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, di Gudang Bulog Halong, Kecamatan Baguala, Rabu (13/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Pemimpin Wilayah Perum Bulog Maluku dan Maluku Utara Rudy Senawi Tahir, unsur Forkopimda, Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, serta sejumlah pimpinan OPD.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Maluku dan Maluku Utara, Rudy Senawi Tahir, mengatakan setiap keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan.

Karena penyaluran dilakukan sekaligus untuk tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September, maka setiap penerima mendapatkan total 30 kilogram beras.

“Total beras yang disalurkan untuk Kota Ambon mencapai 761.490 kilogram,” kata Rudy.

Menurutnya, berbeda dengan penyaluran bantuan pangan sebelumnya yang juga disertai minyak goreng, kali ini pemerintah hanya menyalurkan bantuan berupa beras.

Rudy menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon, TNI, Polri, Forkopimda, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran distribusi bantuan pangan tersebut.

Ia juga berterima kasih kepada mitra Bulog, termasuk PT JPL, yang membantu proses pengangkutan dan distribusi beras hingga ke masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Rudy mengungkapkan jumlah personel Bulog di wilayah Maluku dan Maluku Utara saat ini hanya sekitar 70 orang.

Dengan jumlah tersebut, Bulog tetap harus menjalankan tugas menjaga ketersediaan pangan di dua provinsi.

Di sisi lain, Rudy menyebut pengadaan gabah dan beras Bulog sepanjang 2026 menunjukkan peningkatan yang signifikan.

“Hingga Juli 2026 atau dalam tujuh bulan terakhir, pengadaan gabah dan beras meningkat lebih dari 10 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujarnya.

Baca Juga:  Brigjen Said Latuconsina Buka Festival Beta Indonesia 2024 di Kota Ambon

Menurut Rudy, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama Bulog dengan pemerintah daerah, jajaran Dinas Pertanian, TNI, Polri, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan Babinsa yang terus mendampingi proses pengadaan di lapangan.

Bulog pun menargetkan hingga akhir Desember 2026, pengadaan gabah dan beras di Maluku dan Maluku Utara dapat meningkat hingga 20 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Rudy memastikan seluruh beras bantuan yang disalurkan kepada masyarakat telah melalui pemeriksaan kualitas, berat, dan kondisi bersama pemerintah daerah serta instansi terkait.

“Jadi kami memastikan beras yang diterima masyarakat memiliki kualitas dan berat yang sesuai dengan ketentuan,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *