Silaturahmi dengan Veteran dan Ojol, Pangdam Pattimura Tekankan Pentingnya Kebersamaan

SNI.ID, AMBON – Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto mengajak para veteran, purnawirawan, pengemudi ojek online (ojol), tukang becak, serta komunitas di Kota Ambon untuk terus menjaga silaturahmi dan kebersamaan.

Ajakan tersebut disampaikan Dodi saat memberikan sambutannya pada kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Hari Ulang Tahun Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan silaturahmi bersama komunitas di Kota Ambon serta awak media.

Kegiatan berlangsung di Halaman Upacara Makodam XV/Pattimura, Rabu (12/8/2026).

Menurut Dodi, kegiatan tersebut bukan sekadar peringatan ulang tahun organisasi, tetapi menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara TNI dengan para veteran, purnawirawan, dan masyarakat.

“Hari ini kita tidak hanya memperingati hari ulang tahun organisasi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi bersama para veteran, purnawirawan, dan seluruh komunitas yang ada di Kota Ambon,” kata Dodi.

Ia menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada para veteran serta purnawirawan yang telah memberikan pengabdian dan perjuangan bagi bangsa dan negara.

Dody menilai, apa yang dinikmati prajurit TNI saat ini tidak terlepas dari perjuangan para senior yang telah melewati berbagai dinamika, operasi, hingga pertempuran.

“Tanpa perjuangan para senior yang telah melewati berbagai dinamika, operasi dan pertempuran, tidak mungkin Kodam XV/Pattimura dapat menjadi seperti sekarang ini,” ujarnya.

Ia pun menyinggung kisah salah satu seniornya, Karel, yang telah terlibat dalam perjuangan di Timor Timur pada 1975.

Dody mengaku terharu mendengar cerita tersebut lantaran saat itu dirinya masih bayi, sementara sang senior sudah berada di medan perjuangan.

Karena itu, ia menegaskan penghormatan kepada para veteran dan purnawirawan merupakan sebuah kewajiban bagi generasi penerus.

Baca Juga:  Personel Zona Bakamla Timur Hadiri Kegiatan Olahraga Bersama Personel TNI, Polri dan Pemda

“Kami akan merasa berdosa apabila tidak memberikan penghormatan kepada para pejuang yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan nyawa demi bangsa dan negara,” tegasnya.

Pangdam Sebut Ojol dan Tukang Becak sebagai Pejuang Kehidupan

Tak hanya veteran dan purnawirawan, Dody juga memberikan apresiasi kepada para pengemudi ojol, tukang becak, dan komunitas lainnya yang hadir.

Ia menyebut mereka sebagai pejuang kehidupan karena setiap hari bekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarga.

“Saya melihat Bapak-Bapak, abang-abang dan adik-adik sekalian sebagai pejuang kehidupan. Saya sangat menghormati semangat Bapak-Bapak yang setiap hari bekerja keras bukan semata-mata untuk mencari kekayaan, tetapi demi memberikan kehidupan yang lebih baik bagi anak, istri dan keluarga di rumah,” katanya.

Dodi menilai keberhasilan seseorang bukan hanya diukur dari pekerjaan atau jabatan yang dimiliki, melainkan dari kemampuan mendidik anak agar memiliki kehidupan yang lebih baik.

Ia juga mengajak masyarakat untuk selalu bersyukur atas kesehatan dan kesempatan untuk bekerja serta mencari rezeki.

Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu nikmat terbesar yang harus disyukuri.

Silaturahmi Akan Digelar Tiga Bulan Sekali

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan rencana menjadikan kegiatan silaturahmi bersama masyarakat sebagai agenda rutin.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan setiap tiga bulan sekali.

“Insya Allah kegiatan seperti ini akan kita laksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali. Tujuannya sederhana, yaitu mempererat silaturahmi dan menjaga kebersamaan di antara kita,” ujarnya.

Dodi mengatakan dirinya merasa senang dapat berkumpul langsung dengan masyarakat.

Menurutnya, kesempatan tersebut penting karena tugas sebagai prajurit TNI terkadang membuat waktu untuk berinteraksi dengan masyarakat menjadi terbatas.

Ia bahkan berharap setelah memasuki masa purnatugas nanti, dirinya tetap dapat menjadi bagian dari masyarakat.

Baca Juga:  Danlantamal IX Bersama Forkopimda Maluku Pantau Situasi Kamtibmas Kota Ambon Saat Pemungutan Suara Pemilu 2024

Buka Peluang Anak Maluku Jadi Prajurit TNI

Dalam kegiatan itu, Dodi juga membuka kesempatan bagi putra-putri masyarakat Maluku yang memiliki cita-cita menjadi prajurit TNI Angkatan Darat.

Ia mempersilakan masyarakat yang memiliki anak yang ingin mengikuti seleksi Tamtama maupun Bintara untuk berkomunikasi dan mendapatkan pembinaan.

“Silakan lapor kepada saya. Saya akan bina, dilatih, dan insya Allah kita mudahkan. Yang penting disiapkan,” katanya.

Dodi menegaskan proses penerimaan prajurit TNI tidak dipungut biaya.

“Tidak ada pembayaran satu rupiah pun. Yang dibutuhkan adalah kesiapan, latihan, kemampuan dan kemauan yang kuat,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat tidak ragu berkomunikasi apabila membutuhkan informasi maupun pembinaan bagi anak-anak yang ingin mengikuti seleksi TNI.

Menurut Dodi, menjadi kebahagiaan tersendiri baginya apabila dapat membantu putra-putri Maluku meraih cita-cita menjadi prajurit TNI dan kelak meningkatkan kehidupan keluarganya.

TNI dan Rakyat Ibarat Ikan dan Air

Dodi juga menegaskan pentingnya hubungan antara TNI dan masyarakat.

Ia mengibaratkan hubungan tersebut seperti ikan dan air yang tidak dapat dipisahkan.

“TNI membutuhkan rakyat dan rakyat juga membutuhkan TNI. TNI dan rakyat ibarat ikan dengan air. Hubungan ini tidak bisa dipisahkan,” ungkapnya.

Ia berharap kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus terjaga dalam rangka mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.

“Saya bangga dengan masyarakat Maluku. Selama saya mengabdi di Maluku, saya ingin sebisa mungkin memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Dodi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *