Vaksin Covid-19 Tahap Pertama Dilakukan Bagi 86 Mahasiswa Koas FK Unpatti

  • Whatsapp

Ambon, SNI.ID – 86 orang mahasiswa koas Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura menerima vaksin Covid-19 di RSUD dr. M. Haulussy, Ambon. Tindakan ini merupakan persyaratan yang harus dilakukan oleh setiap mahasiswa koass yang akan menjalani rotasi klinik/profesi di RSUD dr. M. Haulussy dan beberapa RS jejaring di kota Ambon.

“Setelah melakukan rapid antigen pada 19 dan 20 Februari 2021, untuk memastikan para mahasiswa koas bebas dari Covid-19, hari ini mereka menerima vaksin sebagai upaya memberikan perlindungan bagi tubuh mereka supaya mereka tidak sakit jika terpapar dengan Covid-19. Karena ketika menjalani rotasi klinik mereka akan bertemu dengan banyak orang terlebih khusus dengan para pasien,” jelas Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Bertha Jean Que, Sp.S., M.Kes, saat mendampingi mahasiswa koas dalam pelaksanaan vaksin tahap pertama (Senin 22/2).

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan dalam melaksanakan rotasi klinik, para mahasiswa koas nantinya akan tetap melakukan rapid antigen setiap 2 minggu untuk memastikan bahwa mereka tidak terpapar. Apalagi Koass ini bagian dari tenaga kesehatan yang akan berkontak langsung dengan pasien, mereka akan berada disamping pasien (bedside teaching), melakukan pemeriksaan terhadap pasien, belajar menegakkan diagnosa penyakit, belajar merencanakan pemeriksaan penunjang dan terapi lewat bimbingan dokter spesialis baik pada rumah sakit maupun ditengah masyarakat.

dr. Bertha juga mengatakan rapid antigen dan pemberian vaksin covid akan dilakukan terhadap 90 orang mahasiswa koas FK Universitas Pattimura yang nantinya akan menjalani rotasi klinik beberapa minggu kedepan sehingga total 176 mahasiswa koas FK Unpatti dinyatakan aman dan sehat untuk melakukan rotasi klinik/profesi pada rumah sakit yang ditunjuk.

Baca Juga:  Guspurla Koarmada III Laksanakan Serbuan Vaksin di Pulau Terluar Indonesia Bagian Timur 

“Memang pemberian vaksin menjadi sesuatu yang wajib dilakukan oleh seluruh masyarakat bukan hanya di Indonesia bahkan di seluruh dunia, karena pemberian vaksin merupakan salah satu upaya yang efektif untuk mengatasi masalah pandemic Covid-19 yang masih berlangsung, dan apa yang dipersiapkan pemerintah baik untuk masyarakat, tidak mungkin pemerintah asal-asalan semua yang dilakukan telah melalui proses uji klinik dan dipercaya bahwa vaksin Covid-19 yang diberikan saat ini aman bagi masyarakat Indonesia “ ungkapnya.

dr. Bertha juga menyatakan FK Unpatti sudah bisa melakukan pemeriksaan rapid antigen, rapid antibodi. dan dalam waktu dekat juga akan melakukan pemeriksaan sampel klinis RT-PCR (polymerase chain reaction) untuk semua warga kampus dan nantinya juga untuk masyarakat umum. (SNI-01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *