SNI.ID, SAPARUA TIMUR : Panitia Pemilihan Kepala Pemerintahan Negeri Ihamahu menyatakan seluruh persiapan teknis dan administratif menuju pesta demokrasi tingkat negeri telah rampung.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia, Frangky Hitipeuw, usai pelaksanaan Pengumuman dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dipusatkan di Kantor Sekretariat Negeri Ihamahu, Jumat (4/7/2025).
Dalam keterangannya, Ketua Panitia, Frangky Hitipeuw menjelaskan bahwa panitia telah melalui sejumlah tahapan penting, mulai dari penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) hingga pelaksanaan pleno untuk penetapan DPT. Berdasarkan hasil pleno, jumlah pemilih tetap dalam pemilihan Kepala Pemerintahan Negeri (KPN) Ihamahu tercatat sebanyak 1.067 orang.
Menurut Hitipeuw, Penetapan DPT ini telah dituangkan secara resmi dalam berita acara yang ditandatangani oleh ketiga calon KPN, panitia pemilihan, serta unsur Muspika Kecamatan Saparua Timur. Proses ini dilakukan untuk menjamin transparansi dan menghindari segala bentuk kecurangan dalam pelaksanaan pemilihan.
“Harapan kita bersama adalah agar seluruh tahapan pemilihan hingga pencoblosan nanti berlangsung aman, damai, dan penuh partisipasi masyarakat,” ujar Hitipeuw.
Ia mengatakan adapun tahapan berikutnya yang akan dilaksanakan panitia meliputi pengundian tanda gambar para calon, penyampaian visi dan misi oleh masing-masing kandidat, masa tenang, serta pelaksanaan pencoblosan dan penghitungan suara.
“Pemilihan KPN Ihamahu kali ini akan diikuti oleh tiga calon dari dua mata rumah parentah yang ada di Negeri Ihamahu. Dari Mata Rumah Parentah PATTIIHA, muncul nama Samuel S. Pattiiha sebagai calon tunggal. Sementara itu, Mata Rumah Parentah LILIPALY mengusung dua calon yakni Blessly Putuhena dan Thony Berty Apituley,”katanya.
Ia juga menegaskan warga Negeri Ihamahu telah lama menantikan kehadiran seorang Kepala Pemerintahan Negeri definitif yang mampu memimpin dan membawa kemajuan bagi Negeri Noraito demi kesejahteraan bersama.
Ia berharap proses demokrasi ini menjadi momentum kebersamaan dan persatuan seluruh elemen masyarakat Ihamahu, tanpa gesekan antar pendukung.
“Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan pemilihan ini,” tutupnya. (*)










