SNI.ID, AMBON : Perkumpulan Anak Muda Ambon (PAMA) mengapresiasi langkah cepat Satuan Kerja (Satker) 1 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku yang dipimpin Kasatker Abdul Hamid Payapo dalam merespons keluhan masyarakat terkait kerusakan ruas Jalan Jenderal Sudirman, Kota Ambon.
Respons tersebut dinilai mencerminkan kehadiran negara dalam menjawab persoalan infrastruktur yang berdampak langsung pada aktivitas dan keselamatan warga.
Wakil Ketua Umum PAMA, Moh. Ridwan, mengatakan kerusakan jalan yang terjadi di kawasan Batu Merah merupakan persoalan serius karena ruas tersebut menjadi salah satu jalur utama aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di Kota Ambon.
“Begitu aspirasi masyarakat disampaikan, Kasatker I PJN Maluku dan jajaran langsung merespons dengan cepat. Ini patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan infrastruktur yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Ridwan kepada media, Minggu (8/2/2026).

Ridwan menjelaskan, kerusakan jalan tersebut disebabkan oleh genangan air yang terjadi cukup lama di badan jalan. Kondisi ini mengakibatkan permukaan jalan berlubang dan membahayakan pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.
Menurut Ridwan, langkah cepat yang diambil BPJN Maluku sejalan dengan arahan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia agar seluruh jajaran Kementerian PUPR hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi persoalan yang mengganggu kepentingan publik.
“Penanganan cepat ini menjadi bukti bahwa negara tidak abai. BPJN Maluku hadir langsung di lapangan, mendengar aspirasi masyarakat, dan melakukan peninjauan bersama perangkat negeri, raja, serta warga setempat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran langsung tim Satker 1 BPJN Maluku di lokasi menunjukkan keseriusan dalam mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan, bukan sekadar respons administratif.
PAMA berharap, setelah peninjauan lapangan tersebut, perbaikan jalan dapat segera direalisasikan agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.
“Kami berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh, termasuk penanganan sumber genangan air, sehingga kerusakan serupa tidak kembali terulang,” kata Ridwan.
Diketahui, BPJN Maluku melalui Satker 1 PJN Maluku turun langsung ke lokasi kerusakan jalan pada Jumat, 30 Januari 2006. Peninjauan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang sebelumnya disampaikan melalui aksi yang digelar pemuda Batu Merah pada Kamis, 29 Januari 2006.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan warga terhadap kondisi jalan yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu kelancaran aktivitas sehari-hari. Respons cepat BPJN Maluku pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak sebagai contoh sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan publik.










