SNI.ID, AMBON – Kepala Sekolah SD Negeri 8 Ambon Jonna J. Takaria menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian hari pertama dan kedua berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ujian dilakukan secara offline guna menghindari potensi gangguan teknis seperti jaringan internet yang tidak stabil atau pemadaman listrik.
“Hari pertama berjalan lancar, tidak ada kendala karena kita bertatap muka langsung. Kalau online, masih ada rasa khawatir dengan jaringan dan listrik,” ujar Jonna.
Ia menjelaskan pada hari kedua, dua mata pelajaran yang diujikan adalah Pancasila dan Matematika. Ujian Pancasila telah selesai dilaksanakan, sementara ujian Matematika masih berlangsung hingga pukul 12.00 WIT.
Sebanyak 24 siswa kelas VI SD Negeri 8 Ambon mengikuti ujian secara penuh. Selain SD 8, tiga sekolah lain yang juga mengikuti ujian bersama adalah SD Negeri 14, SD Negeri 82, dan SD Negeri 83.
Kepala sekolah berharap seluruh siswa dari SD Negeri 8 dapat lulus 100%. Mengenai penerimaan peserta didik baru, ia mengungkapkan bahwa kuota tahun ajaran baru untuk kelas 1 direncanakan sebanyak 28 siswa. Jika terdapat pendaftar melebihi kapasitas, maka pihak sekolah akan menyalurkan ke sekolah-sekolah terdekat lainnya.
Selain itu, Jonna juga menyinggung rencana penerapan kurikulum baru yang akan memasukkan mata pelajaran musik. Tantangan terbesar dalam hal ini adalah ketersediaan tenaga pendidik yang benar-benar kompeten di bidang musik.
“Kami sudah mendapatkan satu guru musik yang potensial, namun masih perlu dibicarakan lebih lanjut dengan orang tua dan komite sekolah,” jelasnya.
Dengan berbagai persiapan dan tantangan ke depan, SD Negeri 8 Ambon terus berupaya memberikan pendidikan terbaik bagi para siswanya.
Redaksi: SNI-02










