Siswa SMA 11 Pelaku Bullying di Ambon: Korban Dilarikan ke RS, Pelaku Ngaku Puas di Sosmed

  • Whatsapp
Oplus_131072

SNI.ID, AMBON : Sebuah aksi bullying yang dilakukan oleh AU, siswa SMA Negeri 11 Ambon, bersama temannya terhadap NS, siswa SMP Negeri 14 Ambon, viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi di kawasan Air Besar, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, pada Sabtu (29/11/2025).

Korban NS harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis setelah mengalami kekerasan fisik. Ironisnya, pelaku sempat mengunggah cuitan di media sosial dan mengirim pesan pribadi kepada temannya yang berisi rasa puas atas tindakan bullying tersebut.

Pihak SMA Negeri 11 Ambon mengaku terkejut dengan kejadian ini. Pasalnya AU dikenal sebagai siswa yang baik dalam pergaulan. Walaupun, absensi kehadiran AU tertinggal jauh dan sering mendapat surat panggilan orangtua.

“di dalam kelas dia baik dengan teman-temannya , dari video itu juga saya terkejut tidak sesuai dengan karakternya di kelas karena anaknya pendiam” ungkap Saoda Selan Wali Kelas AU

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Umar mengaku kaget usai mendengar informasi video viral tersebut.

“Kami pihak sekolah kaget karena sudah masuk di FB media sosial” ungkap Umar.

Lebih lanjut Umar menambahkan akan lebih fokus melakukan sosialisasi terhadap anti bullying kepada siswa.

“Menyikapi kasus ini, Kami akan melakukan sosialisasi lagi kepada siswa terkait bullying”

Merespon kasus ini, pihak sekolah akan melakukan rapat internal bersama AU, orang tuanya dan keluarga korban. Untuk melihat lebih jauh dan merumuskan solusi atas masalah yang dihadapi.

Keluarga korban menyayangkan tindakan bullying tersebut. Selain kekerasan fisik, korban juga menerima ancaman yang menyerang secara psikologis.

“Diketahui pelaku masih di bawa umur tentu saja dia dilindungi undang-undang perlindungan anak, tapi tidak bisa dinormalisasikan perbuatan seperti ini. Ada indikasi pembullyan yang berlanjut pada tindakan kekerasan fisik lalu kekerasan psikis yang sudah berlanjut dengan adanya sebaran ancaman pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku sendiri,” Susi Keluarga korban.

Baca Juga:  Dukung Akselerasi Ekonomi, Mutiara Pattimura Kodam Bersinergi Serahkan Bagan Apung Kepada Kelompok Nelayan

Kasus ini yang sudah viral di media sosial membuat pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk memperkuat kembali edukasi tentang kampanye anti bullying.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *