Bupati Malteng : Saparua Berlari Jadi Ajang Pembinaan Atlet dan Promosi Wisata Maluku Tengah

SNI.ID, SAPARUA – Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menjadikan kegiatan Saparua Berlari sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan atlet lokal, mendorong pola hidup sehat, dan mempromosikan potensi wisata Pulau Saparua. Kegiatan yang diikuti ratusan pelari putra dan putri tersebut digelar dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kota Masohi Tahun 2026.

Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir mengatakan, kehadirannya bersama jajaran pemerintah daerah dalam pembukaan kegiatan itu merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga, khususnya di wilayah Lease.

Menurut Zulkarnain, Saparua Berlari tidak sekadar menjadi ajang perlombaan lari sejauh 10 kilometer. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membangun budaya hidup sehat, memperkuat kebersamaan masyarakat, serta menumbuhkan semangat generasi muda untuk meraih prestasi.

“Dengan mengusung semangat sportivitas, kesehatan, dan prestasi, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang promosi wisata atau sport tourism di Pulau Saparua,” kata Zulkarnain.

Ia menjelaskan, Saparua dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki sejarah dan potensi besar dalam perkembangan olahraga Maluku Tengah. Daerah tersebut juga dikenal telah melahirkan sejumlah atlet berprestasi yang membawa nama daerah ke tingkat provinsi maupun nasional.

Zulkarnain berharap, Saparua terus menjadi tempat lahirnya atlet-atlet potensial. Ia menekankan bahwa prestasi olahraga membutuhkan disiplin, latihan, ketekunan, dan kerja keras, sehingga pembinaan atlet perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Ia juga mengingatkan agar olahraga tidak hanya menjadi aktivitas masyarakat ketika perlombaan berlangsung, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga komunitas.

Selain pembinaan atlet, Zulkarnain menegaskan pentingnya keselamatan peserta selama perlombaan. Panitia diminta memantau kondisi fisik pelari sejak titik awal, sepanjang rute, hingga garis finis.

Petugas juga harus ditempatkan di titik-titik strategis untuk memastikan jalur perlombaan terpantau dan peserta yang mengalami kelelahan berlebihan atau gangguan kesehatan segera memperoleh pertolongan.

Baca Juga:  Jelang HUT Kodam, Mutiara Pattimura Kalesang Sungai di Ambon

Kepada peserta, ia berpesan agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dan mengenali kemampuan fisik masing-masing. Pelari diminta tidak memaksakan diri apabila kondisi tubuh tidak memungkinkan untuk elanjutkan perlombaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Maluku Tengah Sukri, S.Sos., M.Si., selaku Ketua Panitia Penyelenggara Saparua Berlari, mengatakan pemilihan Saparua didasarkan pada sejarah serta potensi daerah tersebut dalam cabang olahraga atletik.

Menurut Sukri, Saparua telah melahirkan banyak atlet berprestasi yang mengharumkan nama Maluku Tengah, Provinsi Maluku, bahkan Indonesia di berbagai ajang kompetisi.

Melalui kegiatan ini, panitia berharap masyarakat semakin terdorong menerapkan pola hidup sehat dan generasi muda memiliki ruang untuk mengembangkan minat serta kemampuan di bidang olahraga.

Sukri menambahkan, Saparua Berlari diharapkan menjadi momentum untuk mengembangkan potensi olahraga daerah sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Maluku Tengah.

Pemerintah daerah pun diharapkan dapat terus memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga dan memperkuat pembinaan atlet agar semakin banyak talenta berprestasi lahir dari Saparua dan wilayah Maluku Tengah lainnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *