Gelar Pelantikan dan Rakerda, Golkar Maluku Fokus Perkuat Konsolidasi Hadapi Pemilu 2029

SNI.ID, AMBON – Partai Golkar Provinsi Maluku menggelar pelantikan pengurus dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Provinsi Maluku periode 2025–2030 di Ballroom Santika Hotel Ambon, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penegasan komitmen Partai Golkar Maluku untuk bangkit dan memperkuat kekuatan politik menghadapi Pemilu 2029.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Umar Lessy, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, atas kehadiran dan perhatian terhadap perkembangan Golkar di Maluku.

Menurutnya, kehadiran Ketua Umum bukan sekadar kehormatan, tetapi juga menjadi suntikan energi positif bagi seluruh kader untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kebangkitan partai.

Lessy mengakui, dalam dua pemilu terakhir, yakni 2019 dan 2024, Partai Golkar Maluku belum berhasil mengirimkan wakilnya ke DPR RI. Bahkan, hasil Pemilu 2024 menempatkan Golkar di luar unsur pimpinan DPRD Provinsi Maluku.

Kondisi tersebut, katanya, harus menjadi bahan evaluasi dan momentum untuk melakukan pembenahan internal, memperkuat barisan serta merumuskan kembali arah perjuangan partai.

“Karena itu, kepengurusan periode 2025–2030 kami maknai sebagai kepengurusan konsolidasi total dan kebangkitan Partai Golkar di Maluku,” ujarnya.

Ia menegaskan, salah satu agenda strategis Golkar Maluku adalah merebut kembali posisi pimpinan DPRD Provinsi Maluku serta mengembalikan keterwakilan partai di DPR RI pada Pemilu 2029.

Untuk mencapai target tersebut, konsolidasi organisasi akan dilakukan secara terstruktur, sistematis dan berjenjang, mulai dari tingkat DPD Provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga desa.

Lessy juga menekankan pentingnya regenerasi kader dengan membuka ruang bagi generasi muda yang memiliki integritas dan kapasitas, sekaligus merangkul tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama serta kalangan profesional.

Baca Juga:  Kasus Dana BOK dan JKN Puskesmas Saparua Naik Penyidikan

Menurutnya, Golkar harus menjadi rumah besar yang terbuka bagi seluruh kalangan, namun tetap menjaga disiplin, solidaritas dan garis perjuangan partai.

Selain penguatan organisasi, ia mengatakan Golkar Maluku harus menghadirkan agenda politik yang berpihak pada kebutuhan masyarakat, terutama dalam menjawab persoalan ketimpangan pembangunan antarwilayah, mahalnya biaya transportasi dan logistik, kemiskinan di kalangan petani dan nelayan, serta belum optimalnya pemanfaatan sumber daya kelautan dan energi.

“Golkar Maluku harus hadir dengan agenda politik yang membumi, berpihak, dan menjawab kebutuhan rakyat. Kekayaan alam Maluku harus menjadi sumber kesejahteraan bagi rakyat itu sendiri,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Lessy juga menyampaikan aspirasi kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar agar ikut memperjuangkan penetapan Abdul Muthalib Sangadji sebagai Pahlawan Nasional.

Ia menjelaskan, Abdul Muthalib Sangadji merupakan salah satu tokoh pergerakan nasional asal Desa Rohomoni, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, yang hingga kini belum memperoleh gelar Pahlawan Nasional meskipun perjuangannya telah lama diusulkan.

“Kami meminta bantuan Ketua Umum untuk ikut memperjuangkan tokoh tersebut. Beliau adalah salah satu tokoh pergerakan nasional dari Maluku yang sudah puluhan tahun diperjuangkan status kepahlawanannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara, Rohalim Boy Sangadji, yang juga menjabat Ketua Depidar SOKSI Provinsi Maluku, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku atas dukungan dan kerja sama sehingga pelantikan pengurus dan Rakerda dapat terlaksana dengan baik.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar atas perhatian terhadap Golkar Maluku. Menurutnya, kehadiran pimpinan pusat menjadi kehormatan sekaligus momentum penting untuk membangkitkan semangat seluruh kader di daerah.

Melalui pelantikan dan Rakerda tersebut, diharapkan seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik dapat memperkuat soliditas organisasi, menyatukan langkah perjuangan, serta mempersiapkan Partai Golkar Maluku menghadapi agenda politik ke depan, khususnya Pemilu 2029.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *