Fakultas MIPA Unpatti Gelar Dies Natalis FMIPA Ke-23

  • Whatsapp

Ambon, SNI.ID – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam menggelar Dies Natalis ke-23, dengan mengusung tema “Inovasi Sains dan Eksistensi ditengah Pandemi Covid-19” berlangsung di Hall Fakultas MIPA Unpatti, Jumat (26/2).

Ketua Panitia Dies Natalis Ke-23 dalam laporannya mengatakan perayaan Dies Natalis ke-23 ini merupakan moment untuk memberikan daya dorong dan semangat sains menuju FMIPA yang cermerlang, gemilang dan terbilang.

Bacaan Lainnya

“Dalam usia ke-23 FMIPA telah menorehkan prestasi-prestasi gemilang dalam bidang pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat, selain itu perayaan dies natalis kali ini menjadi berbeda karena digelar di Gedung FMIPA yang baru diresmikan pada 22 Desember 2020 yang lalu,”jelasnya.

Menurutnya, tema yang diusung pada perayaan ini akan memberikan harapan bahwa ditengah masa Pandemi Covid-19 yang mempengaruhi semua segi kehidupan termasuk dibidang pendidikan, FMIPA melalui inovasi sains mampu menunjukan eksistensinya. Rangkaian kegiatan dalam peringatan dies natalis FMIPA masih akan terselenggara sampai bulan November 2021.

Dekan FMIPA Prof. Dr. P. Kakisina, M.Pd, dalam sambutannya mengatakan perayaan dies natalis kali ini menjadi sejarah yang harus terus dikenang seluruh sivitas akademika FMIPA, karena dihari ini kita resmi menempati Gedung FMIPA, yang baru diresmikan pada tanggal 22 Desember 2020.

“Suatu proses yang sangat panjang sampai di usia ke-23, FMIPA memiliki gedung Fakultas yang baru sejak peletakan batu pertama tanggal 21 September 2015. Saya berharap seluruh sivitas akademik dan pegawai menunjukan kinerja yang baik supaya kita bisa berprestasi semegah gedung yang kita tempati ini”, ujarnya.

Baca Juga:  HKBL Gelar Raker I Bahas Dua Program Rencana Kerja

Ia menambahkan Universitas membutuhkan prestasi lewat kinerja yang maksimal, untuk memberikan kontribusi dan mendorong unpatti menduduki grade yang tertinggi. Suatu capaian baik FMIPA yakni terjadi kenaikan signifikan 135% untuk pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat ditahun 2020, dan publikasi yang dilakukan oleh para peneliti/dosen FMIPA secara nasional maupun internasional.

Ia berharap adanya kerja keras ditingkat program studi untuk meningkatkan capaian akreditasi peringkat Baik Sekali ke akreditasi Unggul. FMIPA saat ini sementara mempersiapkan usulan pembukaan 5 program studi baru yakni Prodi Ilmu Komputer, Prodi Bioteknologi, Prodi Farmasi, Prodi Ilmu Sains lingkungan, Prodi Geofisika.

“Ada satu prodi yang menjadi kebutuhuhan universitas dan masyarakat Maluku yaitu Prodi Farmasi, yang menjadi target kami dan diharapkan dalam waktu dekat akan usulkan sesuai mekanisme yang berlaku. FMIPA juga sementara mengusulkan pembentukan tim produk halal dan diharapkan Tim ini dapat bekerja dengan baik sehingga dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat umum. Dikesempatan ini dekan FMIPA juga menyampaikan terimakasih kepada para dekan dalam lingkup unpatti atas kerjasama mari bersama bergerak maju supaya institusi menjadi semakin berkembang”, tutupnya.

Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. M. J. Saptenno, S.H., M.Hum dalam sambutannya mengatakan menempati gedung baru pada perayaan Dies Natalis ke-23 hendaknya dijadikan moment agar semua pihak lebih bekerja keras dan berusaha, memperkenalkan Fakultas ini kepada masyarakat umum.

“Problem kita bersama adalah ketika tidak berimbangnya mahasiswa dengan program studi yang ada. Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi, memperkenalkan keunggulan FMIPA kepada masyarakat, sebab trend saat ini calon mahasiswa lebih memilih jurusan yang dikaitkan dengan ketersediaan apangan pekerjaan nantinya,”kata Saptenno.

Saptenno menjelaskan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dimana semua Prodi harus menyesuaikan kurikulum yang sesuai dengan kebijakan tersebut, selain melaksanakan 8 bentuk kegiatan mahasiswa diluar kampus, perlu pula dikembangkan inovasi sehingga mempersiapkan mahasiswa untuk siap kerja.

Baca Juga:  Unpatti Teken MoU Kerjasama Dengan IAIN Ambon

Saat ini juga telah ditandatangani MoU antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Dalam Negeri terkait pelaksanaan Program Kepala Desa/Raja Masuk Kampus .

Dimana Desa dan Pendamping Desa, Lanjut Saptenno, yang memenuhi syarat mendapatkan gelar S1 dapat mendaftar untuk mengikuti program kuliah Rekognisi pembelajaran lampau di perguruan tinggi yang diinginkan. Sehingga kurikulum yang dibuat akan mengena dengan kebijkan tersebut.

Ia mengatakan media yang ada di Universitas Pattimura diharapkan juga dapat dimanfaatkan oleh program studi untuk melakukan sosialisasi dalam upaya memperkenalkan prodi-prodi yang ada di Unpatti dan keunggulan-keunggulannya. Program studi diharapkan bekerja keras untuk menghasilkan inovasi-inovasi yang terarah dan menciptakan kerjasama ditingkat internasional sesuai mekanisme. Disamping itu prodi harus mendukung SDM yang siap berkompetisi dalam bidang penelitian dan pengabdian pada internasional.

“Kita harus tetap eksis menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi, semangat itu tidak boleh kendor, tetaplah berinovasi dan mendorong mahasiwa untuk nantinya bisa berwirausaha dengan keilmuan yang ada pada mereka”,ungkapnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh, Wakil Rektor Bidang Kemahaiswaan dan Alumni, Dr. Jusuf Madubun, M.Si, para Dekan, Pimpinan Fakultas MIPA, Ketua LP3MP Dr. J. Pagaya, M.Kes, para sesepu, Alumni, rohaniawan dan para tamu undangan lainnya. (SNI-01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *