Ketua Gerakan SBB Bersih: Ada Skenario Besar Jatuhkan Sekda, Stop Asumsi Liar!

  • Whatsapp

SNI.ID, SBB – Ketua Gerakan SBB Bersih, Jacobis Heatubun, akhirnya angkat bicara terkait maraknya pemberitaan miring yang menyudutkan Sekretaris Daerah (Sekda) Seram Bagian Barat (SBB) dalam sepekan terakhir. Isu yang beredar mulai dari konflik dengan pengusaha hingga polemik Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dinilai telah membentuk opini publik negatif dan berujung pada dugaan pembunuhan karakter.

Dalam keterangannya kepada awak media Senin (26/5), Jacobis yang akrab disapa Bobby menegaskan bahwa rangkaian persoalan tersebut terkesan bukan semata-mata kesalahpahaman, melainkan ada indikasi skenario besar yang sengaja disusun untuk menjatuhkan Sekda SBB.

“Persoalan antara Sekda dan pengusaha, termasuk soal pengadaan barang dan tempat tinggal dinas, sebenarnya lebih disebabkan oleh miskomunikasi. Ada kesan seolah Sekda adalah pihak yang bertanggung jawab langsung, padahal kewenangan tersebut ada pada Bagian Umum dan Kerumahtanggaan Pemda SBB,” jelas Bobby.

Ia juga menekankan bahwa Pemda SBB tidak lepas tangan dalam penyelesaian masalah tersebut, dan melalui Kepala Inspektorat telah memberikan klarifikasi terkait mekanisme penyelesaian dengan pihak pengusaha agar hak-haknya tetap terpenuhi.

Terkait pemberitaan yang beredar, Bobby mengimbau agar insan pers tetap mengedepankan prinsip “cek dan ricek” dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Ia mengingatkan agar media tidak menyebarkan informasi sepihak yang dapat menyesatkan opini publik.

“Marilah kita kembalikan fungsi pers sebagai pilar demokrasi yang menjunjung tinggi kode etik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, demi menjaga profesionalisme dan memberikan edukasi yang menyejukkan bagi masyarakat Maluku,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ketua Gerakan SBB Bersih mengingatkan Bupati SBB agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu liar.

Ia mengajak Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda untuk tetap solid dan fokus dalam memajukan daerah.

“Bupati harus menyikapi isu-isu yang berkembang dengan bijak, bukan berdasarkan bisikan-bisikan atau tekanan dari pihak-pihak tertentu yang saya sebut sebagai ‘Bupati-bupati kecil’ yang justru bisa merusak citra dan kewibawaan Pemda,” pungkas Bobby.

Baca Juga:  Kebersamaan Komunitas Honda PCX Menggema di MotoGP Mandalika 2024

Redaksi: SNI

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *