Pangdam Pattimura Gandeng Semua Pihak, Maksimalkan Capaian Vaksinasi

  • Whatsapp

AMBON, SNI.ID : Pangdam XVI/ Pattimura, Mayjen TNI Richard Tampubolon terus mengerahkan tim vaksinator mobile di Maluku dan Maluku Utara guna mendongkrak capaian vaksin yang ada di seluruh wilayah Kodam XVI/ Pattimura.

Memasuki hari ke empat pelaksanaan vaksinasi mobile, _update_ data terbaru masyarakat yang telah divaksin, Minggu (27/02/2022) mencapai 2746 orang tervaksin di Maluku, dan sebanyak 2228 orang di Maluku Utara.

Bacaan Lainnya

Diketahui, jumlah keseluruhan masyarakat yang divaksin pada hari ke empat ini sudah mencapai sebanyak 4974 orang.

Melihat perkembangan capaian vaksinasi hari ke empat tersebut, Pangdam terus mengapresiasi dan mendorong para Tim Vaksinator mobile untuk lebih bekerja keras lagi.

Perolehan hasil tersebut bukanlah tanpa kendala, seperti munculnya hoax ditengah masyarakat soal vaksin, cuaca ekstrem yang terjadi di Maluku dan Maluku Utara beberapa waktu belakangan ini, juga antisipasi stok vaksin di tiap- tiap daerah.

Oleh karena itu, Pangdam menghimbau dan berpesan kepada para Dandim agar secara langsung mengecek pelaksanaan vaksinasi mobile di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait, untuk meminimalisir kendala yang mungkin timbul.

“Kita semua perlu bergandengan tangan dengan pihak terkait dalam percepatan vaksinasi ini,”pinta Pangdam.

Menurut Pangdam, tim vaksinasi mobile akan maksimal bekerja bila didukung semua pihak, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat, tersedianya fasilitas kesehatan, pelaksanaan harus sesuai prosedur dengan mematuhi protokol kesehatan, hingga terjaminnya stok vaksin.

Pangdam juga meminta para Dandim harus ada di lapangan untuk memastikan semuanya berjalan lancar.

Baca Juga:  Yonif RK 732/Banau Laksanakan Acara Tradisi Penjemputan Dan Penerimaan Anggota Baru

Vaksinasi mobile ini merupakan upaya terobosan untuk mempercepat proses vaksinasi yang masih belum memenuhi target.

Vaksinasi mobile ini juga menyasar tempat- tempat tertentu, seperti fasilitas umum dan titik-titik kumpul masyarakat, sehingga diharapkan capaiannya dapat maksimal.

Program ini akan dilaksanakan hingga 28 Februari mendatang dan akan terus berlanjut dengan program-program berikutnya. (SNI-01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *