SNI.ID, AMBON – Kejaksaan Tinggi Maluku melaksanakan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kejati Maluku, Rabu (27/5/2026), dengan suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Perayaan Idul Adha tahun ini menjadi momentum memperkuat nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial di lingkungan Kejati Maluku.
Dalam laporan panitia yang disampaikan Wakil Ketua Panitia, Achmad Attamimi SH MH, disebutkan Kejati Maluku tidak hanya melakukan penyembelihan hewan kurban di kantor, tetapi juga menyalurkan bantuan hewan kurban ke sejumlah lembaga dan rumah ibadah.
Hewan kurban diserahkan kepada Masjid Raya Al-Fatah Ambon sebanyak satu ekor sapi, Yayasan Panti Asuhan Al-Khairat satu ekor sapi, dan Masjid Al Burhan STAIN satu ekor sapi.
Sementara untuk penyembelihan di Kantor Kejati Maluku, panitia menyiapkan 15 ekor sapi dan tiga ekor kambing.
Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Rudy Irmawan diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Ariyanto Novindra SH MH membacakan sambutan tertulis Kajati Maluku.
Dalam sambutannya, Kajati Maluku menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan kurban tersebut.
“Hari Raya Idul Adha bukan hanya menjadi momentum ibadah semata, tetapi juga mengandung makna yang sangat mendalam tentang keikhlasan, pengorbanan, kepedulian, serta semangat berbagi kepada sesama,” demikian kutipan sambutan Kajati Maluku.
Menurutnya, nilai keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS harus menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas sebagai insan Adhyaksa.
Melalui ibadah kurban, seluruh jajaran Kejati Maluku diajak menumbuhkan empati dan solidaritas sosial, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kajati juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan penyembelihan hewan kurban dapat berlangsung lancar.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Semangat berbagi dari para pegawai dan pimpinan Kejati Maluku menjadi cerminan bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat nilai kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.










