SNI.ID, AMBON : Di tengah tantangan geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan, kehadiran negara melalui layanan pencarian dan pertolongan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Perkumpulan Anak Muda Ambon (PAMA) menilai kepemimpinan Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Cabang Ambon, Muhammad Arrafah, telah menghadirkan semangat kemanusiaan yang nyata sepanjang tahun 2025 dan menjadi harapan di tahun 2026.
Wakil Ketua Umum PAMA, Moh. Ridwan, mengatakan bahwa kinerja jajaran SAR Kota Ambon di bawah kepemimpinan Muhammad Arrafah patut diapresiasi. Berbagai operasi pencarian dan pertolongan telah dilaksanakan, baik di laut, darat, maupun wilayah terpencil, dengan hasil yang menunjukkan kerja keras dan dedikasi tinggi para personel SAR.
“Tidak semua operasi berakhir dengan keberhasilan, tetapi dalam konteks Maluku sebagai provinsi kepulauan, upaya yang dilakukan Basarnas Ambon sudah sangat maksimal. Tantangannya besar, mulai dari keterbatasan fasilitas laut dan udara hingga kondisi cuaca yang sering kali ekstrem,” kata Ridwan, kepada media, Senin (26/1/26).
Menurut Ridwan, keberhasilan sebuah operasi SAR tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari kecepatan respons, ketepatan koordinasi, serta keberanian mengambil keputusan di situasi darurat. Dalam hal ini, kepemimpinan Muhammad Arrafah dinilai mampu menggerakkan seluruh potensi yang ada, termasuk kolaborasi lintas instansi dan keterlibatan masyarakat.
Ridwan menilai, gaya kepemimpinan yang inklusif dan terbuka menjadi kekuatan utama Muhammad Arrafah dalam memimpin Basarnas Ambon. Sikap responsif dan tanggap terhadap laporan masyarakat, serta kemampuan membangun kerja sama dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan relawan, membuat operasi SAR dapat berjalan lebih efektif.
“Leadership yang kuat dan kolaboratif sangat dibutuhkan dalam operasi SAR maupun saat menghadapi bencana dan musibah lainnya. Dan itu kami lihat ada pada sosok Muhammad Arrafah,” katanya.
Lebih jauh, PAMA optimistis bahwa pada tahun 2026 Basarnas Ambon akan semakin meningkatkan kinerjanya. Ridwan berharap penguatan fasilitas, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan lintas sektor dapat terus dilakukan agar pelayanan SAR semakin menjangkau seluruh wilayah Maluku.
“Basarnas bukan sekadar institusi teknis, tetapi simbol hadirnya negara di saat masyarakat berada dalam kondisi paling sulit. Kami optimistis, dengan kepemimpinan Muhammad Arrafah, nilai-nilai kemanusiaan itu akan terus dijaga dan diperkuat,” tutup Ridwan. (*)










