Belum Ditemukan, Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Haria Dilanjutkan Hari Ketiga

  • Whatsapp

SNI.ID, SAPARUA – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang nelayan bernama Roy Souhoka, yang dilaporkan terjatuh ke laut dari perahu katinting saat melaut di sekitar Perairan Desa Haria, Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, hingga kini masih belum membuahkan hasil.

Memasuki hari kedua operasi SAR (H.2) pada Kamis (10/4/2026), Tim Rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Ambon dikerahkan menuju lokasi pencarian menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB).

Pada pukul 08.00 WIT, tim bergerak menuju area pencarian untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Pencarian dilakukan oleh Tim SAR Gabungan bersama unsur terkait, yakni Camat Saparua Timur, Wakapolsek Saparua beserta personel Polsek Saparua, serta keluarga korban yang turut membantu proses pencarian di lapangan.

Hingga pukul 18.00 WIT, Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian di area sekitar lokasi kejadian dengan radius kurang lebih 10 Nautical Mile (NM) dengan heading 302 derajat arah Barat Laut dari titik LKK (Last Known Contact), namun hasil pencarian masih nihil.

Selanjutnya pada pukul 18.10 WIT, Tim Rescue Kansar Ambon yang menggunakan RBB tiba di Desa Haria dan memutuskan untuk bermalam di lokasi guna melanjutkan operasi pencarian pada hari berikutnya.

Untuk Rencana Operasi SAR hari ketiga (H.3) pada Jumat (11/4/2026) pukul 07.00 WIT, pencarian akan dilanjutkan pada koordinat area pencarian yang telah ditentukan, yakni:

A. 3° 35′ 31″S – 128° 36′ 39″E

B. 3° 34′ 41″S – 128° 36′ 39″E

C. 3° 34′ 41″S – 128° 37′ 36″E

D. 3° 35′ 31″S – 128° 37′ 36″E

Dalam operasi pencarian, tim gabungan mengerahkan sejumlah armada, yakni 1 unit RBB Kansar Ambon, 5 unit long boat nelayan, 3 unit speed boat masyarakat, serta sejumlah peralatan SAR pendukung lainnya.

Baca Juga:  Widya Pratiwi Murad Jemput Ketua TP-PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian

Adapun faktor penghambat dalam pencarian hari kedua ini adalah kondisi cuaca berupa hujan ringan disertai angin Barat hingga Barat Daya dengan kecepatan 5–20 knots, meski tinggi gelombang terpantau relatif tenang di kisaran 0,1 hingga 0,5 meter.

Operasi SAR akan kembali dilanjutkan hingga korban ditemukan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *